Minggu, 27 Mei 2012

Indonesia Air Force One


Indonesia dalam waktu dekat akan memiliki Indonesia Air Force One yang memiliki kemampuan terbang hingga 12 jam.

Sumber : www.okezone.com

Bangsa yang Hemat dan Cerdas

Mengkonsumsi energi yang mahal, tetapi membiarkan energi murah yang dimiliki adalah bodoh.

VIVAnews - Perlu diketahui bahwa pendapatan pemerintah dari minyak kita habis untuk subsidi harga BBM. Produksi minyak 930.000 barel per hari dan harga minyak $105 per barel dengan kurs Rp9.000 per dolar AS menghasilkan pendapatan sebesar: 60% (bagi hasil untuk pemerintah) x 930.000 barel per hari x 365 hari per tahun x $105 per barel x Rp9.000 per dolar AS = Rp205 triliun.

Subsidi BBM dengan asumsi harga BBM naik Rp1.500 per liter saat harga minyak mentah $105 per barel adalah Rp137 triliun dan kalau harga BBM tidak naik maka subsidinya Rp 178 triliun. Dengan subsidi listrik Rp 60 triliun yang diakibatkan oleh naiknya harga BBM mengakibatkan seluruh pendapatan pemerintah dari minyak hampir habis (sisa Rp 8 triliun) untuk subsidi harga BBM, apabila harga BBM dinaikkan Rp1.500 per liter. Bahkan apabila harga minyak tidak dinaikkan maka defisit kurang Rp33 triliun.

Asumsi harga minyak $90 per barel (APBN 2012) membutuhkan subsidi $123 triliun. Artinya kenaikan harga $15 per barel mengakibatkan kenaikan subsidi Rp55 triliun atau setiap kenaikan $1 per barel mengakibatkan penambahan pengeluaran 55 per 15 atau Rp3,67 triliun. Bayangkan kalau harga minyak naik $ 25 per barel atau lebih. Sehingga kita harus serius melakukan penghematan.

Penghematan yang serius dapat dilakukan dengan penghematan subsidi harga BBM di mana subsidi lebih diutamakan untuk yang membutuhkan. Penghematan pemakaian energi baik dengan teknologi maupun penggunaan transportasi umum, bisa dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

Pertama, perlu peraturan bahwa Pertamax wajib untuk mobil pribadi 1.500 cc ke atas.

Kedua, perlu peraturan bahwa Premix wajib untuk mobil pribadi dibawah 1500 cc. Premix adalah campuran 50% Premium dan 50% Pertamax dengan harga rata-rata di antara kedua bahan bakar itu. Cara lain adalah mobil pribadi di bawah 1.500 cc harus membeli Pertamax dulu sebelum membeli Premium dalam jumlah yang sama di SPBU.

Ketiga, perlu peraturan bahwa Premium hanya untuk angkutan umum dan sepeda motor.

Keempat, penghematan untuk bensin sampai di atas 30 persen dengan alat bernama HHO. Alat seharga Rp800 ribu ini ditemukan oleh Prof. Djoko Sungkono dari ITS.

Kelima, penghematan untuk diesel dengan larutan Penghemat BBM SF Turbo 1 ditemukan oleh Pak Faisal dari Palembang. Ini bagus untuk transportasi umum dan truk, termasuk truk batubara.

Keenam, penggunaan tabung LPG 3 kg untuk nelayan melaut perlu disebar luaskan.

Ketujuh, transportasi umum mobil ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya supaya masyarakat mau pindah dari menggunakan kendaraan pribadi pada hari-hari kerja ke transportasi umum dan hanya menggunakan pada akhir pekan. Busway di Jakarta memerlukan armada yang jauh lebih banyak.

Kedelapan, pemakaian kereta api ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya, baik untuk dalam kota maupun antar kota termasuk untuk angkutan barang dan batubara.

Kesembilan, Medco memberi converter kit untuk CNG (Compressed Natural Gas) yang harga keekonomiannya Rp4.100 per liter (kalau disubsidi Rp1.000 maka harganya Rp3.100) untuk stafnya, dan menyediakan bus kantor untuk pegawainya. Kalau kebanyakan perusahaan berperilaku seperti Medco, maka Jakarta tidak macet. Daerah luar Jawa penghasil Migas bisa beralih ke BBG lebih cepat.

Kesepuluh, perlunya penghematan pemakaian listrik dengan memakai lampu dan peralatan hemat energi dan mematikannya apabila tidak diperlukan.

Kesebelas, Kamis 5 April 2012 Wakil Menteri Perhubungan dan penulis mengunjungi SPBG di Surabaya. Pak Marsaid, Technic & Operation Director CNG pemilik SPBG (Mother Station) menjelaskan bahwa SPBU dapat digunakan untuk Daughter Station BBG dengan mengijinkannya menjual BBG. Untuk itu hanya dibutuhkan lahan 3m x 6m buat menaruh trailer dan dispenser. Keuntungan dibagi antara Mother (Ibu) dan Daughter (Putri) Stations.

Pak Marsaid juga menganjurkan Subsidi Rp 1000 per LSP (liter setara premium) untuk CNG supaya harga jualnya masih menarik walaupun harga BBM subsidi Rp4.500. Subsidi gas Rp1.000 jauh lebih menghemat dari subsidi BBM Rp5.000 (harga Premium tanpa subsidi Rp9.500).

LNG dari luar Jawa dapat diterima oleh trailer-trailer LNG (tanpa diregasifikasi menjadi CNG) di pelabuhan. Mengangkut LNG (cair) ke konsumen membutuhkan ruangan lebih sedikit dari mengangkut CNG. Juga dianjurkan menggunakan LNG untuk truk maupun transportasi umum jarak jauh di Jawa, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan. Mohon diingat bahwa pengalihan minyak tanah ke LPG di masa lalu menghemat lebih dari Rp50 triliun per tahun. Saat ini tidak ada yang mau menggunakan minyak tanah untuk memasak apabila ada LPG.

Keduabelas, memaksimalkan pemanfaatan batubara, panasbumi, air, bioenergi untuk listrik dengan diatasi kendala-kendalanya. Harap diingat bahwa biaya listrik dari batubara, panasbumi dan air hanya seperempat biaya listrik dari BBM.

Ketigabelas, 11 Maret 2012 Wakil Menteri Pertanian dan penulis mengunjungi Pesantren Sunan Drajat di Lamongan dan melihat pengembangan Kemiri Sunan di sana. Kemiri Sunan ini di samping baik untuk penghijauan sehingga mencegah banjir dan tanah longsor juga buahnya bisa dibuat biodiesel. Pesantren mempunyai jaringan di seluruh Indonesia dan menurut informasi jumlahnya sekitar 20.000 di Indonesia. Memaksimalkan pemanfaatan kemiri sunan untuk reklamasi tambang, penghijauan dan energi (biodiesel).

Keempatbelas, memaksimalkan pemanfaatan energi surya, angin, arus laut, mikro hidro untuk daerah-daerah terpencil terutama Indonesia Bagian Timur.

Kelimabelas, akan lebih banyak uang yang dihemat apabila kita bisa meminimalkan korupsi, kolusi, dan nepotisme, mengoptimalkan penerimaan pemerintah dan mengefisienkan pengeluaran pemerintah.


Kesimpulan
Dulu, waktu harga BBM Rp6.000 per liter sudah banyak yang berpindah ke busway dan transportasi umum. Begitu harga BBM Rp4.500 per liter maka orang kembali naik kendaraan pribadi lagi. Orang tidak menghemat energi tetapi menghemat uang.

Program konversi minyak tanah ke BBG berhasil karena subsidi minyak tanah dihilangkan. Program jarak pagar dan konversi premium ke BBG belum berhasil karena premium harganya Rp4.500 per liter (disubsidi).

Kalau seseorang menyikapi kenaikan harga BBM dengan arif maka pengeluarannya justru berkurang. Di hari-hari kerja dia menggunakan transportasi umum dan hanya menggunakan mobil pribadi di akhir pekan untuk silaturahmi. Pengguna transportasi umum adalah patriot karena menghemat uang negara, menghemat energi dan polusi.

Penghematan pemakaian premium di atas 30 persen dengan memakai HHO seperti dengan alat seharga Rp800 ribu yang disediakan Prof. Djoko Sungkono dari ITS perlu dan cara penghematan energi lain dan budaya hemat energi perlu digalakkan. Penggunaan tabung LPG 3 kg untuk nelayan melaut perlu disebar luaskan.

Naiknya harga BBM justru akan menyebabkan energi lain, yaitu batubara, gas, panasbumi, air, bioenergi, dan energi baru (misalnya coal bed metane dan shale gas) dan terbarukan lainnya banyak dibutuhkan dan diproduksikan yang akan memberikan lapangan kerja, penghasilan dan pertumbuhan ekonomi serta berkembangnya daerah-daerah terutama di luar Jawa.

Ketergantungan yang berlebihan terhadap minyak dan luar negeri adalah ketidakmandirian. Tidak menggunakan energi yang kita miliki secara optimal adalah tidak bijaksana. Mengkonsumsi energi yang mahal tetapi tidak mengkonsumsi energi murah yang kita miliki adalah kebodohan.
Cara meminimalkan subsidi BBM untuk transportasi dan listrik adalah dengan sesedikit mungkin memakai BBM. Dengan demikian, kita mempunyai dana lebih banyak untuk membuat Indonesia lebih cepat menjadi negara terpandang di dunia. Dengan mengurangi ketergantungan kepada BBM maka Insya Allah Indonesia menjadi lebih baik. (eh)


Prof. Widjajono Partowidagdo (pendapat pribadi), Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

http://analisis.vivanews.com/news/read/302792-bangsa-yang-hemat-dan-cerdas

Ical: Lumpur Lapindo Takkan Berhenti Sampai 30 Tahun

JAKARTA- Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengungkapkan persoalan Lumpur Lapindo hanyalah persoalan politik.

"Lumpur Lapindo adalah masalah politik, masalah hukumnya sudah selesai yang menyatakan Lapindo tidak bersalah,” kata pria yang akrab disapa Ical saat menggelar konferensi pers lumpur Lapindo di rumahnya, di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, , Kamis (3/5/2012).

Ical mengatakan, dia bersama keluarga menangani tiap orang yang tidak punya rumah dengan membeli tanah dan bangunan di dalam lumpur tersebut. “Rata-rata menerima Rp20 M ada yang terbesar menerima Rp65 M." Tambahnya.

Dikatakan Ical, lumpur itu tidak akan berhenti sampai 30 tahun. “Tapi orang-orang yang kena dalam peta berdampak kita beli tanah dan bangunannya. Memang dari 12.000 keluarga ada 80 orang yang tidak setuju. Dan 80 orang itu yang digerakan, sehingga seolah-olah itu satu aspirasi dari 12.000 orang,” kata Ical.
(ugo)


http://news.okezone.com/read/2012/05/03/337/623272/ical-lumpur-lapindo-takkan-berhenti-sampai-30-tahun

Hujan Deras, Lumpur Lapindo Longsor Rusak 2 Pompa

SIDOARJO - Akibat curah hujan tinggi, aliran lumpur panas Lapindo longsor dari pusat semburan menuju ke timur menuju Desa Glagah Arum, Kecamatan Porong, Sidoarjo.

Meski tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun dua kapal pemompa lumpur rusak. Dampaknya pengaliran lumpur panas ke kali Porong berhenti.

Sutomo, seorang pekerja dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Minggu (15/1/2012), mengatakan aktivitas pengaliran lumpur berhenti sejak siang tadi.

Untungnya, luapan aliran lumpur panas itu langsung terhadang oleh tanggul lumpur di bekas Desa Renokenongo, sehingga seluruh longsoran lumpur terhenti di kolam penampungan itu.

Untuk mengantisipasi terjadinya longsoran susulan, BPLS memperketat pengawasan terkait pergerakan dan pengaliran lumpur panas dari pusat semburan menuju kali Porong.

(Pramono Putra/Sindo TV/ton)

http://news.okezone.com/read/2012/01/15/340/557430/hujan-deras-lumpur-lapindo-longsor-rusak-2-pompa

Rabu, 23 Mei 2012

Gedung Tertinggi Tomy Winata Dilengkapi 290 Kamar Hotel Super Mewah

Jakarta - Bakal gedung tertinggi di Indonesia, The Signature Tower setinggi 638 meter, 111 lantai di SCBD, Jakarta akan dilengkapi hotel super mewah di 20 lantai teratasnya.

Hotel super mewah itu akan langsung dikelola oleh MGM Hospitality yang merupakan pengelola hotel terbesar di dunia yaitu MGM Grand, Las Vegas, AS.

"MGM Hospitality, sebagai pemilik, pengelola dan operator 'high-end hotels' dan convention centers yang ternama di dunia, akan mengelola dan mengoperasikan hotel-hotel dan convention center yang ada di dalam Kompleks Signature Tower. MGM Hospitality, dengan menggunakan 'brand' prestisiusnya yaitu Bellagio Hotel akan mengelola 290 kamar hotel supermewah di 20 lantai-lantai teratas dari Signature Tower," jelas PT Danayasa Arthatama Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/5/2012)

Selain itu, MGM Hospitality juga akan mengelola dan mengoperasikan 350 kamar hotel dan service apartemen di menara Selatan dalam Kompleks Signature Tower dengan menggunakan 'brand' prestisiusnya yang lain, yaitu MGM Grand. MGM Grand Hotel & Service Apartment ini terkoneksi dengan Signature Tower melalui podium 9 lantai untuk retail dan Convention Center berkelas dunia.

MGM Convention Center Jakarta seluas 15.000 m2 juga dirancang untuk dapat menampung berbagai aktivitas tidak kurang dari 6.000 orang. MGM berpengalaman mengelola Convention Center ternama di seluruh dunia, termasuk di Las Vegas, Detroit, Beijing, Tianjin, Macau, Mumbai, Dubai, Abu Dhabi, Dhoha, Cairo, dan lain-lain,

"MGM akan menghadirkan event-event eksibisi, konferensi dan hiburan berkelas dunia di Jakarta. Kehadiran MGM ini nantinya jelas akan memberikan warna dan atmosfer baru yang semarak bagi kota metropolitan Jakarta, sehingga menjadi setara dengan kota-kota metropolitan lainnya di dunia," jelas rilis PT Danayasa Arthatama Tbk.

PT Danayasa Arthatama Tbk adalah pengembang Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), sebuah kawasan bisnis terpadu seluas lebih kurang 45 hektar yang terletak di jantung kota Jakarta, sekaligus pemilik dan developer Signature Tower. PT Danayasa Arthatama Tbk merupakan anak usaha Artha Graha Network, yang chairman-nya Tomy Winata.

Sekilas mengenai MGM Grand di Las Vegas, yang dikelola MGM Hospitality merupakan hotel terbesar di dunia. MGM Grand Hotel and Casino merupakan sebuah hotel dan kasino. Hotel ini memiliki 5.044 kamar dengan resort termasuk dilengkapi dengan tempat rapat dan pameran seluas 341.899 square feet.

Pada 21 Mei 2012 yang lalu, Artha Graha Network melalui anak perusahaan PT Danayasa Arthatama Tbk, telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat

Acara penandatanganan yang berlokasi di Hotel Bellagio, di Las Vegas Amerika Serikat. Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, dari Artha Graha Network diwakili Tomy Winata - Chairman Artha Graha Network dan Santoso Gunara - Presiden Komisaris PT. Danayasa Arthatama Tbk, sedangkan dari MGM Hospitality diwakili oleh Gamal Aziz – Presiden MGM Hospitality dan Michael Sagild – Managing Director Asia Pacific Development MGM Hospitality.
(hen/dnl)

http://finance.detik.com/read/2012/05/23/142500/1922807/1016/gedung-tertinggi-tomy-winata-dilengkapi-290-kamar-hotel-super-mewah

Tomy Winata Gandeng MGM Las Vegas Bangun Gedung Tertinggi di RI

Jakarta - Pengusaha Tomy Winata melalui Artha Graha Network menggandeng salah satu pengelola hotel terbesar di dunia MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat (AS).

Kerjasama ini bagian dari realisasi pembangunan gedung yang akan menjadi tertinggi di Indonesia The Signature Tower 638 meter, 111 lantai di kawasan SCBD, Jakarta.

"Setelah lebih dari satu tahun melalui proses penjajakan yang sangat terbuka dan professional, maka pada tanggal 21 Mei 2012 yang lalu, Artha Graha Network melalui anak perusahaan PT Danayasa Arthatama Tbk, telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat," jelas PT Danayasa Arthatama Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/5/2012)

Acara penandatanganan yang berlokasi di Hotel Bellagio, Las Vegas Amerika Serikat. Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, dari Artha Graha Network diwakili Tomy Winata, Chairman Artha Graha Network dan Santoso Gunara, Presiden Komisaris PT Danayasa Arthatama Tbk. Sedangkan MGM Hospitality diwakili oleh Gamal Aziz, Presiden MGM Hospitality dan Michael Sagild, Managing Director Asia Pacific Development MGM Hospitality.

"The Signature Tower Complex-SCBD: Bellagio Hotel akan berada di 20 lantai teratas dari The Signature Tower terkoneksi dengan MGM Grand Hotel & Service Apartement di Southern Tower melalui podium 9 lantai untuk World Class Retail & MGM Grand Convention Center," jelas rilis PT Danayasa Arthatama Tbk

Seperti diketahui MGM Hospitality, sebagai pemilik, pengelola dan operator kelas atas atau high-end hotels dan convention centers yang ternama di dunia. MGM akan mengelola dan mengoperasikan hotel-hotel dan convention center yang ada di dalam Kompleks Signature Tower di SCBD, Sudirman, Jakarta.


(hen/wep)

http://finance.detik.com/read/2012/05/23/135038/1922764/1016/tomy-winata-gandeng-mgm-las-vegas-bangun-gedung-tertinggi-di-ri

Setelah Ritz Carlton, Tomy Winata Cs Bangun Hotel Mewah Baru di SCBD

Jakarta - Pengelola kawasan SCBD, PT Danayasa Arthatama Tbk tidak hanya menyiapkan Signature Tower, calon gedung tertinggi di Indonesia setinggi 600 meter dengan 111 lantai. Perseroan juga berniat menghadirkan hotel mewah pada Lot 11 di SCBD yang diberi nama Alila Suite.

"Pada saat ini perusahaan dalam pelaksanaan pembangunan hotel Alila Suite dengan sistem Build Operate Transfer (BOT)," jelas Direktur Utama Danayasa Arthatama, Arpin Wiradisastra dalam laporan keuangan perseroan seperti dikutip detikFinance, Minggu (6/5/2012).

Perseroan dalam sistem BOT bekerja sama dengan PT Bukit Lentera Sejahtera selama 25 tahun. Alila Suite merupakan hotel bintang lima mewah dan ramah lingkungan.

Hotel Alila Suite terdiri dari 24 lantai dan direncanakan beroperasi tahun 2014. Lokasi Alila Suite berada di Lot 11, yang sebelumnya digunakan sebagai lahan parkir. Posisi lahan berada persis di sisi selatan gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

Danayasa sebelumnya telah memiliki hotel mewah Ritz Carlton. Melalui PT Pacific Place Jakarta, perseroan membangun area terpadu di lahan seluas 30.897 m2. Selain hotel, area Lot 3 dan 5 juga menghadirkan perkantoran, service apartment, Pasific Place Residences serta pusat belanja dan bisnis.

Selain hotel baru, perseroan juga tengah menyiapkan proyek gedung perkantoran Signature Tower, calon menara tertinggi di Indonesia. Signature Tower rencananya selesai dan siap beroperasi tahun 2017.

Signature Tower rencananya akan dibangun pada Lot 6 dan 7 dengan tinggi 111 lantai. LOT 6 kawasan SCBD kini masih berdiri banguna Automall. Sewaktu masih beroperasi, Automall merupakan tempat penjualan mobil dan motor mewah. Namun kini gedung ini telah kosong, dan nampak tidak ada aktivitas.

Pada tahun 2012, perseroan juga merencanakan perekrutan karyawan baru guna mendukung kegiatan operasional, khususnya pengembangan proyek baru seperti Signature Tower, proyek Medan dan proyek Plumpang.

Perseroan diketahui tengah mengikuti tender beauty contest proyek pengembangan Kota Deli Megapolitan yang diselenggarakan PT Perkebunan Nusantara II. Lahan yang disiapkan untuk Kota Deli Megapolitan mencapai 8.000 ha.


(wep/hen)

http://finance.detik.com/read/2012/05/06/174323/1910383/1016/setelah-ritz-carlton-tomy-winata-cs-bangun-hotel-mewah-baru-di-scbd

Tomy Winata Harus Rogoh Rp 18 Triliun Bangun Gedung Tertinggi di Indonesia

Jakarta - Total investasi yang harus dikeluarkan Chairman Artha Graha Network Tomy Winata untuk membangun The Signature Tower setinggi 638 meter, 111 lantai sedikitnya US$ 2 miliar atau Rp 18 triliun. Angka ini memang jauh lebih besar dari estimasi investasi yang pernah disampaikan Tomy Winata.

"Signature Tower diharapkan dapat mulai dibangun dalam tahun 2012 dan dapat selesai dalam kurun waktu lebih kurang 5 tahun. Besarnya nilai investasi dalam pembangunan Signature Tower ini diperkirakan akan mencapai tidak kurang dari US$ 2 miliar," jelas PT Danayasa Arthatama Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/5/2012)

PT Danayasa Arthatama Tbk adalah pengembang Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), sebuah kawasan bisnis terpadu seluas lebih kurang 45 hektar yang terletak di jantung kota Jakarta, sekaligus pemilik dan developer Signature Tower. Perusahaan ini merupakan anak usaha Artha Graha Network pimpinan Tomy Winata.

Signature Tower dirancang dan dibangun untuk mengantisipasi kebutuhan ruang untuk beraktivitas dan berusaha yang meningkat cepat selaras dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat.

"Signature Tower dibangun untuk memperlihatkan kepada dunia, bahwa bangsa Indonesia juga mempunyai kemampuan yang setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Selain akan menjadi indikator kemajuan ekonomi Indonesia, Signature Tower niscaya akan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia di zaman modern ini. Signature Tower, seperti juga obyek-obyek spektakuler lainnya di dunia, jelas akan menjadi obyek yang sangat menarik bagi wisatawan lokal maupun internasional," jelas rilis PT Danayasa Arthatama Tbk

Pengusaha Tomy Winata pernah mengatakan bahwa mega proyek ini akan memakan biaya US$ 1 miliar atau setara Rp 9 triliun. Perhitungan ini belum menghitung biaya bunga dan tanah. "Total biaya US$ 1 billion di luar biaya bunga dan tanah," kata Tomy Winata kepada detikFinance beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui The Signature Tower, yang akan dibangun tepat ditengah-tengah Kawasan SCBD, dirancang memiliki 111 lantai yang akan berdiri megah setinggi 638 meter di atas permukaan tanah.

Dalam daftar 100 gedung tertinggi di dunia yang dikeluarkan 'Council of Tall Buildings and Urban Habitat', Illinois Institute of Technology, Chicago, Amerika Serikat, bulan Desember 2011, Signature Tower-Jakarta bakal menjadi gedung tertinggi ke-5 di dunia.

The Kingdom Tower-Jeddah, dalam daftar tersebut, berada diurutan pertama gedung tertinggi di dunia, menjulang 1 km di atas permukaan tanah dengan jumlah lantai 156, sedangkan Petronas Tower-Kuala Lumpur berada di urutan ke-31 dengan ketinggian 452 meter dan jumlah lantai 88.
(hen/ang)

http://finance.detik.com/read/2012/05/23/153333/1922921/1016/tomy-winata-harus-rogoh-rp-18-triliun-bangun-gedung-tertinggi-di-indonesia?f9911013

Senin, 21 Mei 2012

Jika Tak Kuat, Keluarga Disarankan Tak Melihat Jenazah Korban Sukhoi


Jakarta, Seluruh jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 di Gunung Salak, Jawa Barat, akan diserahterimakan Rabu (23/5). Besok, keluarga juga diperkenankan untuk melihat jenazah anggota keluarganya yang menjadi korban Sukhoi. Namun jika tidak kuat, keluarga disarankan untuk tidak melihatnya.

"Bukan kami tidak mau keluarga yang mau lihat, tapi secara mental psikologis kadang-kadang tidak nyaman untuk keluarga. Mungkin ini akan membuat trauma berkepanjangan. Kalau tidak kuat, saran kami untuk tidak melihat," ujar Direktur Eksekutif DVI Polri, Kombes Anton Castilani, di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (21/5/2012).

Namun demikian, Anton mengatakan pihaknya tetap menyiapkan tim psikolog untuk memberi kenyamanan psikologis terhadap keluarga korban Sukhoi. "Pada posko antemortem, kita siapkan tim psikolog untuk mendampingi dan interview, meyakinkan yang bersangkutan punya mental dan psikologi yang cukup kuat atau mampu untuk melihat jenazah yang kurang baik," jelasnya.

Anton mengatakan keluarga korban diperkenankan melihat jenazah anggota keluarganya pada Selasa (22/5) pukul 13.00 WIB siang. Keluarga yang diperkenankan tentu keluarga dekat.

"Tapi ya pasti dibatasi. Kalau semua orang masuk, tidak muat. Nanti bisa kacau. Jadi nanti diperkenanakan untuk melihat, terus ada surat yang perlu ditandatangani," tutur Anton.

Hari ini, tim gabungan Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia melakukan rekonstruksi terhadap bagian-bagian tubuh korban Sukhoi yang ditemukan. Berdasarkan data hasil kerja tim DVI, jumlah dan nama-nama korban sesuai dengan manifest penerbangan Sukhoi SuperJet 100 ketika melakukan joy flight 9 Mei lalu. Yaitu 45 orang korban yang terdiri dari 35 orang WNI dan 10 orang WNA. Dari sisi jenis kelamin, 45 korban tersebut terdiri dari 31 pria dan 14 wanita.

(rmd/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/21/110616/1920600/10/jika-tak-kuat-keluarga-disarankan-tak-melihat-jenazah-korban-sukhoi?nd992203605

Bantu Evakuasi Sukhoi, Mapala UI Dapat Segepok Duit Dibungkus Koran


Jakarta 4 Anggota Mapala UI kaget bukan kepalang tatkala mendapat segepok uang dari Marinir. Uang tunai Rp 100 juta yang dibungkus kertas koran itu diberikan karena Mapala UI dan Marinir merupakan pihak yang pertama tiba ke lokasi jatuhnya Sukhoi.

"Wow, kita nggak nyangka ada bantuan itu. Akan kita manfaatkan, mungkin untuk kuliah dan organisasi juga, kita nggak ngira tadi," ujar anggota Mapala UI, Ridwan, di sela-sela acara yang diundang korps Marinir ke Mako Brigif-2 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2012).

Segepok uang itu diberikan Dan Kormar Mayjen TNI (Mar) Alfan Baharudin kepada perwakilan Mapala UI. "Ini bantuan pembinaan buat Mapala UI. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata Alfan.

Sebelum pemberian uang itu, Mapala UI diundang Marinir untuk mengikuti apel yang selesai pukul 08.15 WIB. Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah.

(nik/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/21/104557/1920566/10/bantu-evakuasi-sukhoi-mapala-ui-dapat-segepok-duit-dibungkus-koran?nd992203605

Pemerintah akan Serahkan Jenazah Korban Sukhoi ke Keluarga Rabu Pagi

Jakarta Tim gabungan Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia berhasil mengidentifikasi seluruh korban kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 di Gunung Salak, Jawa Barat. Seluruh jenazah tersebut akan diserahterimakan dari pemerintah kepada keluarga korban pada Rabu (23/5) pagi.

"Besok (Selasa) malam satu per satu akan dilakukan pergeseran peti jenazah ke (bandara) Halim Perdanakusumah. Rabu (23/5/2012) pagi ada serah terima dari DVI ke Basarnas. Basarnas (menyerahkan) ke kementerian yang ditunjuk sebagai wakil pemerintah. Kemudian pemerintah akan menyerahkan ke keluarga," ujar Direktur Eksekutif DVI Polri, Kombes Anton Castilani, di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (21/5/2012).

Anton mengatakan hari ini pihaknya melakukan rekonstruksi terhadap bagian-bagian tubuh korban Sukhoi yang ditemukan. "Kita nih sekarang puzzlenya sudah jelas, sudah dilabel semua. Hari ini kita kelompokan jadi satu kelompok. Kemudian kita susun puzzle itu supaya kelihatan. Kalau masih bisa ya disusun, kalau tidak ya tidak. Itu namanya proses rekonstruksi," jelasnya.

Anton juga kembali menegaskan keluarga korban diperkenankan melihat jenazah anggota keluarganya pada Selasa (22/5) pukul 13.00 WIB siang.

"Besok sesuai dengan aturan dan lain-lainnya, kita lakukan pemulasaran terhadap jenazah dulu. Kemudian besok siang keluarga diperkenankan untuk melihat dimulai dari jam 1 siang," pungkasnya.

Berdasarkan data hasil kerja tim DVI, jumlah dan nama-nama korban sesuai dengan dengan manifest penerbangan Sukhoi SuperJet 100 ketika melakukan joy flight. Yaitu 45 orang korban yang terdiri dari 35 orang WNI dan 10 orang WNA. Dari sisi jenis kelamin, 45 korban tersebut terdiri dari 31 pria dan 14 orang wanita.

(rmd/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/21/103949/1920569/10/pemerintah-akan-serahkan-jenazah-korban-sukhoi-ke-keluarga-rabu-pagi?nd992203605

Kisah Evakuasi Sukhoi, Marinir Berangkat dengan Bekal 3 Hari


Jakarta Evakuasi korban Sukhoi Super Jet 100 telah selesai dilakukan. 45 Jenazah korban pun telah teridentifikasi semua. Tugas evakuasi di medan yang cukup berat itu menyisakan kisah tersendiri, tak terkecuali bagi para Marinir.

"Kami sudah punya tim sebenarnya, tapi karena mendadak jadi apa yang ada pada malam itu kami lakukan. Sehingga pada saat berangkat, seluruh prajurit yang bertugas semua sudah siap dengan bekal, terutama setiap ransel prajurit dibekali dengan bekal 3 hari. Jadi setiap mereka berangkat ke manapun, mereka akan siap dengan waktu 3 hari," kata Komandan Pasmar-2, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Sturman Panjaitan, di Markas Brigif-2 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2012).

Dia menjelaskan Marinir sudah terbiasa dalam menolong korban bencana alam ataupun kecelakaan. Sebelumnya, Marinir telah terlibat dalam kegiatan menolong korban tsunami, kecelakaan pesawat, dan bencana alam lainnya. Karena itu, saat melakukan evakuasi korban Sukhoi SuperJet 100 di GUnung Salak, mereka tidak tergagap-gagap.

Menurut Sturman, evakuasi korban Sukhoi yang berlangsung lebih dari sepekan itu tidak ada kendala. Begitu ada informasi kecelakaan Sukhoi di siang hari, malam harinya pasukan Marinir telah diperintahkan untuk turun ke lokasi kecelakaan.

"Pada pukul 11.00 WIB kami telah menyiapkan 1 SSK yaitu satuan setingkat kompi, mereka langsung menyesuaikan dan bergabung dengan tim lainnya, khususnya dengan Basarnas," papar Sturman.

1 SSK yang diturunkan terbagi dalam beberapa tim. Ada tim untuk pendukung dan tim pencari. "Jadi ada 10 tim yang kita sebar kemarin untuk mencari, karena kita belum tahu pasti lokasi pesawat tersebut, lebih banyak kita menggunakan tim pencari ke sasaran," lanjutnya.

"Komandan tadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh prajurit Tim SAR pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang telah sukses melaksanakan tugas, dan itu menjadi pelajaran bagi tugas berikutnya," ucapnya.

(vit/nwk)

http://news.detik.com/read/2012/05/21/102440/1920548/10/kisah-evakuasi-sukhoi-marinir-berangkat-dengan-bekal-3-hari?nd992203605

Hindari Trauma, Jasad Edward akan Dilihat Keluarga Laki-laki Saja

Jakarta Besok untuk pertama kalinya pihak keluarga akan melihat jenazah korban Sukhoi yang sudah teridentifikasi di RS Polri. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jenazah Edward M Panggabean hanya akan dilihat oleh keluarga laki-lakinya.

"Kondisinya mereka bilang bukan dapat dilihat dengan baik, karena kan sudah seminggu lebih. Bentuknya sudah tidak bisa jelas," ujar Uneng saat berbincang dengan detikcom, Minggu (20/5/2012).

Perempuan dari keluarga Edward tidak diizinkan melihat jasad terakhir staf Indo Asia itu. Uneng takut keluarganya ada yang trauma melihat kondisi jenazah Edward.

"Makanya yang melihat jasadnya hanya dari adik laki-laki, dan suami dari kakak-kakak saja. Perempuan tidak diizinkan karena takut trauma, begitu juga dengan ibu kami," tambah anak kelima dari 7 bersaudara ini.

Meskipun asli Medan, namun keluarga dengan marga Panggabean ini sudah dari kecil tinggal di Duren Sawit, Jakarta Timur. Sementara para keluarga yang masih berada di Medan akan menyusul besok.

Tim Disaster Victim Identification akan menyerahkan jenazah korban Sukhoi Superjet 100 kepada pihak keluarga pada hari Rabu (23/5/2012). Edward diketahui merupakan salah satu staf Indo Asia yang menumpang pesawat SSJ 100 saat acara Joy Flight dari Bandara Halim Perdanakusuma tujuan Pelabuhan Ratu, Rabu (9/5) silam. Namun naas, pesawat diketahui hilang kontak dan terjatuh di Gunung Salak.

Proses evakuasi pun memakan waktu hingga 10 hari, sejak Rabu (9/5) hingga resmi ditutup Jumat (18/5) kemarin dikarenakan sulitnya medan. Hal tersebut juga mempengaruhi kondisi jasad korban, termasuk Edward.

(gah/gah)

http://news.detik.com/read/2012/05/21/090231/1920449/10/hindari-trauma-jasad-edward-akan-dilihat-keluarga-laki-laki-saja?nd992203605

Pencarian FDR Sukhoi Distop, Pasukan RI & Rusia Ditarik

Cijeruk Tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Flight Data Recorder (FDR) Sukhoi SuperJet 100 di radius 1 kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi itu. Tim Indonesia dan Rusia telah ditarik.

"Setelah beberapa hari tim yang dipimpin Danrem bekerja di sini dan tidak ada lagi tanda-tanda keberadaan FDR di radius 1 kilometer, kami sudah tidak mungkin memperluas pencarian dengan kata lain, kami sudah melaksanakannya secara maksimal," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya Daryatmo, di Helipad Cijeruk, Bogor, Senin (21/5/2012).

Dikatakan dia, anggota gabungan hari ini sudah membawa Emergency Locator Transmitter (ELT) frekuensi 406 yang antenanya sudah hilang.

"Selebihnya, adalah payung yang masih terikat yang merupakan bagian dari emergency kit," ujarnya.

Menurut dia, semua pasukan sudah ditarik baik dari Indonesia maupun Rusia.

Dalam kesempatan yang sama, Danrem 061/Suryakencana, Kolonel Inf. AM Putranto mengatakan Rusia sudah menarik semua pasukannya sejak pukul 08.00 WIB pagi.

"Lalu, sejam kemudian kami juga menarik pasukan baik dari Kopassus maupun Paskas. Rusia menunggu konfirmasi dari Moskow nanti pukul 13.00 WIB. Kemungkinan akan kembali ke Jakarta besok pada pukul 10.00 WIB pagi," papar Putranto.

(aan/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/21/110622/1920602/10/pencarian-fdr-sukhoi-distop-pasukan-ri-rusia-ditarik?9911012

Jumat, 18 Mei 2012

15 Korban Sukhoi yang Teridentifikasi Belum Boleh Dibawa Pulang


Jakarta Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah mengidentifikasi 15 jenazah
korban kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 di Gunung Salak. Namun kelurga belum bisa membawa jenazah yang sudah diidentifikasi itu.

"Bagi janazah korban yang sudah teridentifikasi bukan berarti bisa dibawa pulang," kata Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Agus Prayitno, dalam jumpa pers di RS Polri DR Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (18/5/2012).

Agus mengatakan jenazah bisa dibawa jika seluruh body part ditemukan. Hal ini dilakukan agar hasilnya maksimal.

"Untuk dibawa pulang harus sampai body part lainnya ditemukan sehingga hasilnya diharapkan maksimal," sambungnya.

Agus meminta keluarga korban untuk bersabar. Menurutnya Tim DVI sudah bekerja maksimal untuk melakukan proses identifikasi. "Kami juga ingin proses ini segera selesai," terangnya.

(nal/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/18/143235/1919570/10/15-korban-sukhoi-yang-teridentifikasi-belum-boleh-dibawa-pulang?9922022

DNA & Gigi Kunci Utama Identifikasi Korban Sukhoi


Jakarta 15 Jenazah korban Sukhoi SuperJet 100 telah teridentifikasi. Identifikasi jenazah ini dilakukan dengan membandingkan data antemortem dan postmortem berupa DNA dan gigi.

"Bandingkan data antemortem dan postmortem. Tahapan awal ini berpegang pada data primer saja. Sidik jari, DNA, sampai saat ini baru dari DNA dan gigi geligi yang kami pastikan kunci utama teridentifikasinya," ujar Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI), Kombes Pol Anton Castilani.

Hal itu disampaikan dia dalam pernyataannya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (18/5/2012).

15 Jenazah teridentifikasi melalui bagian-bagian tubuh yang dikirim tim evakuasi korban dari Gunung Salak. Hingga kini ada 35 kantong jenazah yang diterima RS Polri. 30 Kantong berisi bagian tubuh, sedangkan 5 kantong berisi barang-barang korban.

"Ini kita nyatakan teridentifikasi berdasar salah satu potongan tubuh yang bersangkutan dari 15 korban. Masih banyak body part yang masih menungu untuk menjalani pemeriksaan DNA di lab kami," terang Anton.

Hingga JUmat siang ini total keseluruhan korban Sukhoi yang telah teridentifikasi adalah 15 orang. Rinciannya, 13 WNI dan 2 WNA, di mana 5 jenazah merupakan wanita dan 10 lainnya adalah laki-laki. Namun identitas korban belum akan diungkapkan kepada publik.

(vit/asp)

http://news.detik.com/read/2012/05/18/143800/1919573/10/dna-gigi-kunci-utama-identifikasi-korban-sukhoi?9911012

Kamis, 17 Mei 2012

Basarnas Akui Gunung Salak Sulit Ditaklukkan

Jakarta Ekstremnya medan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, diakui Kepala Basarnas, Marsdya Daryatmo. Menurutnya, untuk mengevakuasi korban pesawat Sukhoi SuperJet 100 yang terjatuh di lereng gunung Salak, butuh fisik dan kemampuan ekstra.

"Gunung Salak itu ketinggiannya sekitar 7.000 kaki, dengan tingkat kemiringan 85 hingga 90 derajat. Jadi ditinjau dari segi geografisnya, sangat sulit untuk dilewati," ujar Daryatmo saat disambangi wartawan di Posko Basarnas di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (17/5/2012).

Oleh karena itu, dirinya mengapresiasi kinerja anak buahnya beserta tim yang berhasil tiba di lokasi jatuhnya pesawat nahas tersebut. Hal itu diakui Daryatmo menjadi inspirasi bagi Basarnas untuk tetap semangat dalam menjalankan misi kemanusiaan.

"Tapi yang saya senang adalah semangat para rescuer yang terdiri dari Kopassus, Marinir, Paskhas, Kostrad, Brimob, pegiat seperti Mapala, panjat tebing, Wanadri, warga dan lainnya. Semangat mereka luar biasa. Semangat ini yang menginspirasi kita," jelasnya.

"Meskipun saya sudah perintahkan untuk aplusan (bergantian), tapi semangat tim luar biasa. Mereka masih semangat untuk tetap melakukan evakuasi," tambah Daryatmo.

Selain medan yang sulit, risiko kondisi fisik yang melemah dan rentan terhadap serangan penyakit juga diakui oleh Daryatmo.

"Oleh karena itu hari ini kita akan mengurangi jumlah personel. Kemudian kita minta agar lokasi disemprotkan disinfektan untuk mencegah penyakit Kolera. Semua ini untuk meminimalisir resiko terhadap tim," tuturnya.

Daryatmo juga mengapresiasi dukungan dari warga setempat yang mau bekerja sama dan membantu proses evakuasi. "Saya salut sama warga yang turut iku menyisir gunung Salak. Bahkan ada yang masih sekolah tapi dia semangat untuk membantu misi kemanusiaan ini," ujarnya.

"Kalau sudah selesai semua, kami akan menemui mereka untuk sharing, bersilaturahim, dan itu lebih mengena (lebih intim). Kita akan berikan sertifikat dalam proses suatu pembelajaran dan tanggung jawab membina masyarakat," tambah Daryatmo.

(vit/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/17/164013/1919285/10/basarnas-akui-gunung-salak-sulit-ditaklukkan?nd992203605

Tim SAR Rusia akan Terus Lanjutkan Evakuasi Korban Sukhoi


Jakarta Tim Search and Rescue (SAR) Rusia akan terus melanjutkan misi evakuasi mereka di tempat jatuhnya pesawat Sukhoi SuperJet 100. Proses evakuasi ini akan terus dilakukan hingga semua jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

"Misi Rusia di Indonesia akan dilanjutkan. Kami belum memastikan kapan operasi ini selesai. Kami memiliki target yang sama yaitu mencari korban, karena sekarang belum semua korban ditemukan," ujar Komandan Tim SAR Russia, Mikhail Chupalenkov, dalam bahasa Rusia dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh seorang interpreter dari Kedubes Rusia.

Hal itu disampaikan dia di Posko Cijeruk, Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/5/2012).

Menurut Chupalenkov, untuk mendukung proses evakuasi, mereka akan mengirimkan 10 anggota tim ke lokasi kejadian. Dia juga mengakui pihaknya sudah melakukan persiapan khusus untuk melakukan operasi di gunung dalam rangka mendukung operasi mereka pada esok hari.

"Peralatan khusus untuk bekerja di gunung, akan dibawa oleh pesawat Rusia pagi besok. Tim kami akan bergabung dengan tim SAR Indonesia," ucapnya.

Hingga saat ini, Tim Rusia yang bergabung dalam Tim SAR gabungan masih fokus mencari black box di lereng gunung. Saat ini tim SAR Rusia yang terdiri dari 13 orang tersebut masih berada di sekitar lokasi kejadian.

(riz/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/17/181710/1919314/10/tim-sar-rusia-akan-terus-lanjutkan-evakuasi-korban-sukhoi?9922022

Penghentian Evakuasi Korban Sukhoi oleh Tim SAR Ditentukan Besok

Jakarta Proses evakuasi korban pesawat Sukhoi SuperJet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak, sudah berjalan 9 hari. Tercatat sudah ada 35 kantong jenasah yang berhasil dievakuasi. Bahkan Kepala Basarnas mengatakan sudah sangat kecil kemungkinan potongan jenasah untuk ditemukan lagi.

"Saat ini sudah sangat kecil kemungkinan untuk ditemukannya lagi potongan korban," ujar Kepala Basarnas, Marsdya Daryatmo, di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (17/5/2012).

Namun apakah proses pencarian akan tetap dilanjutkan? "Baru besok (Jumat 18 Mei) diputuskan, sekarang belum," kata Daryatmo.

Memasuki hari kesembilan, Basarnas memutuskan untuk mengurangi jumlah personel yang menyisir lokasi kecelakaan. Hal ini bertujuan untuk lebih mengefektifkan pencarian dan mengurangi risiko kelelahan dan serangan penyakit.

"Kita akan kurangi jumlah personel menjadi 186 orang. Dan kita juga sudah minta Pemda melakukan penyemprotan disinfektan, untuk meminimalisir penyakit, terutama penyakit kolera," jelas Daryatmo.

(vit/vit)

http://news.detik.com/read/2012/05/17/182618/1919317/10/penghentian-evakuasi-korban-sukhoi-oleh-tim-sar-ditentukan-besok?9922022

Basarnas Akan Terus Cari FDR Sukhoi


Jakarta Proses pencarian flight data recorder (FDR) atau data perekam penerbangan pesawat Sukhoi SuperJet 100 masih terus dilakukan di sekitar lokasi kecelakaan. Pencarian tetap dilakukan meskipun evakuasi korban nantinya dihentikan.

"Kalau operasi SAR selesai dan FDR tidak ditemukan, akan ada operasi lanjutan di bawah kewilayahan (Bogor, Jawa Barat)," ujar Kepala Basarnas, Marsdya Daryatmo, Jakarta, Kamis (17/5/2012).

Seperti diketahui, pada Rabu (16/5) malam, Timsar berhasil menemukan black box pesawat Sukhoi SuperJet 100 di sekitar 100 meter dari lokasi puing ekor pesawat. Namun yang ditemukan hanya cockpit voice recorder (CVR) atau alat perekam komunikasi di dalam kokpit pesawat.

Diketahui, FDR berfungsi untuk mencatat ketinggian, kecepatan, tekanan udara, dan kondisi cuaca selama penerbangan. Sedangkan CVR berfungsi untuk merekam pembicaraan antara pilot, kopilot dan pemandu lalu lintas udara atau menara pengawas.

http://news.detik.com/read/2012/05/17/181956/1919315/10/basarnas-akan-terus-cari-fdr-sukhoi?9911012

Selasa, 15 Mei 2012

Sukhoi dan Misteri Segitiga Bogor


Di wilayah sekitar Halimun Bogor dan sekitarnya ada benteng-benteng milik Prabu Siliwangi yang tak kelihatan, pusat kerajaan ada di Gunung Salak, sebenarnya ini sudah menjadi rahasia umum. Catatan sejarah soal Kerajaan Siliwangi pasca kehancurannya setelah diserang Kesultanan Banten pada tahun 1620-an, adalah catatatan pertama kali dari Scipio yang melakukan ekspedisi sekitar tahun 1687 mencatat ada ratusan macan gembong atau harimau bertempat tinggal di sebuah bangunan dekat Kebun Raya Bogor sekarang, selain itu ditemukan rawa yang berisi badak di sekitar Sawangan, dinamakan Rawa Badak dimana di ujung Rawa Badak ditemukan juga situs parit dan bekas tembok keraton yang dijadikan sarang macan, sekarang sarang macan ini dikenal pertigaan beringin di Sawangan. Selain catatan-catatan arkeologi, ada catatan mistis tentang segitiga Bogor.

Ada kecenderungan suatu pola dimana pesawat jatuh di tempat yang sama, di tahun 1966 helikopter yang ditumpangi Laksamana RE Martadinata jatuh, sampai sekarang penyebabnya tidak ketahuan. Lalu banyak pesawat jatuh di sekitar lokasi yang sama sekitar gunung salak dan gunung halimun.

Ada tiga gunung yang dianggap angker di masa Mataram Sultan Agung, pertama Gunung Merapi, Kedua Gunung Slamet dan Ketiga Gunung Halimun, diantara ketiganya Gunung Halimun-lah yang dianggap paling angker karena memiliki misteri luar biasa. Sampai saat ini banyak peristiwa jatuhnya pesawat di sekitar segitiga Gunung Halimun-Gunung Salak-Gunung Gede.

Daya energi ketiga gunung itu ada di Istana Cipanas, sekitar gedung yang dibangun Bung Karno namanya Gedung Bentol, tempat dimana Bung Karno selalu bermeditasi sejak dia menempati Istana Merdeka di tahun 1949. Di belakang Gedung Bentol ada sumber air panas, yang merupakan energi dari Siliwangi.

Dilamarnya Puteri Dyah Pitaloka yang kecantikannya serupa bidadari dan mewariskan kecantikan yang bisa dilihat pada gadis-gadis Bandung, Cianjur dan Sumedang sekarang ini adalah rahasia ‘Wahyu Nusantara’ yang dimiliki kerajaan Pajajaran, dimana Gadjah Mada ingin memilikinya “Siapa yang menguasai Wahyu Nusantara dia akan menguasai Indonesia’, penguasaan wahyu nusantara ini menimbulkan konflik antara Hayam Wuruk yang berpendapat bahwa wahyu itu bisa diambil dengan cara Ken Arok yaitu menikahi puteri sang Raja, di satu sisi wahyu bisa diambil dengan cara menaklukkan Pajajaran dan membangun kerajaan Majapahit Barat di Pakuan.

Tanpa disengaja menurut kepercayaan banyak orang Bung Karno mengawini puteri Bandung yaitu : Inggit Garnasih yang ditengarai masih keturunan Raja Siliwangi dimana wahyu Nusantara bersemayam di tubuh Inggit Garnasih, dan Bung Karno keturunan langsung Brawijaya V mengobarkan semangat Nusantara bermula di Bandung pada rapat politik Radicale Concentratie di Bandung tahun 1922. Bandung adalah kota terakhir dimana Prabu Linggabuana menyucikan diri di danau Bandung sebelum berangkat ke Majapahit dan kelak beristirahat di Pesanggrahan Bubat dimana kemudian datang Gadjah Mada dan terjadilah insiden pembunuhan dan pembantaian besar-besaran rombongan Pajajaran.

Sisa-sisa dari Laskar Perang Bubat melarikan diri ke Gunung Salak, sementara sisa-sisa dari punggawa Siliwangi yang diserang Banten lari ke Gunung Halimun. Tempat dimana seringnya pesawat menghilang, ini mirip dengan segitiga Bermuda dan segitiga formosa.

Gunung Halimun dan Gunung salak ini mirip Gunung Lawu yang disucikan Majapahit, tak boleh ada yang melintasi diatasnya, burungpun bisa mati bila melewati satu titik tanah yang sakral.

Apakah kejatuhan Pesawat Sukhoi ini sama dengan medan magnetis di Segitiga Gunung Halimun-Salak-Gede? seperti medan magnetis yang ada di segitiga bermuda dan segitiga formosa? Wallahu’alam…….

Anton DH Nugrahanto.

http://sejarah.kompasiana.com/2012/05/09/sukhoi-dan-misteri-segitiga-bogor/

Sejarah Pengembangan Sukhoi Superjet-100

Sukhoi menggandeng berbagai perusahaan, termasuk Boeing, untuk pengembangan Superjet-100.

VIVAnews - Selama ini, Sukhoi dikenal sebagai produsen pesawat tempur. Namun, produsen asal Rusia itu juga memproduksi pesawat untuk penerbangan sipil.

Dan, pesawat sipil pertama yang dibuat Sukhoi itu adalah Superjet-100. Burung besi ini merupakan pesawat ukuran sedang. Pengembangannya dimulai sejak tahun 2000.

Mulanya, pesawat jenis ini diberi nama Russian Regional Jet (RRJ). Namun, pada pertengahan tahun 2006, nama itu diganti dengan Superjet-100. Alasannya, nama Superjet lebih bisa diterima pasar alias marketable.

Dikutip dari Ria Novosti, Jumat 10 Mei 2012, Sukhoi menggandeng berbagai pihak untuk pengembangan Superjet-100 ini, termasuk Boeing yang selama ini dikenal sebagai produsen pesawat penumpang ternama.

Perusahaan lain yang digaet adalah Finnmeccanica dari Italia sebagai investor utama, Snecma Prancis untuk mesin, Thales untuk avionik, dan Liebherr dari Jerman untuk sistem pendukung. Baca spesifikasinya di tautan ini.

Pengembangan pesawat ini sempat mengalami keterlambatan dari jadwal semula karena penundaan sertivikasi sistem mesin. Diproduksi mulai 2007, SSJ-100 melakukan penerbaangan perdananya pada 2008.

Pesawat ini mendapat sertivikasi terbang dari Rusia pada 2011. Sementara, sertifikat dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa dikantongi pada Februari 2012 yang lalu.

Pesawat bermesin ganda ini bisa mengangkut hingga 100 penumpang. Kecepatan jelajahnya mencapai 828 kilometer per jam. Jangkauannya antara 3.000 hingga 4.500 kilometer, tergantung kapasitas tempat duduk.

Pengembangan Superjet-100 ini ditujukan untuk menggantikan Tu-134 dan Yak-42 dan bersaing dengan E-Jets Embraer Brazil dan Bombardier CRJ Kanada. Superjet-100 menawarkan alternatif yang lebih murah dari kedua pesawat yang berharga US$35 juta per unit.

Penjualan pesawat ini terbilang lambat, tapi pasti. Aerofolt Rusia telah mengoperasikan tujuh pesawat, sedangkan Armavia dari Armenia telah membeli satu pesawat. Kedua operator penerbangan itu tak menerbangkan pesawat-pesawat mereka setelah terjadi kecelakaan tragis di Indonesia.

Hingga saat ini, Sukhoi telah memperoleh order untuk membuat 168 Superjet-100, termasuk dari Transaero Rusia. Namun, setelah mengalami kecelakaan di Indonesia, belum jelas apakah ada pembatalan pemesanan pesawat-pesawat itu.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/312775-sejarah-pengembangan-sukhoi-superjet-100

Ini sejarah singkat Sukhoi Superjet 100 dari Rusia


JAKARTA. Sukhoi Superjet 100 merupakan pesawat jarak menengah berbadan sedang yang dikembangkan Rusia sejak tahun 2000. Pesawat ini merupakan pesawat penumpang komersial pertama yang dibikin Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet.

Bagi Sukhoi, pesawat Superjet 100 ini merupakan pesawat pesawat sipil pertama. Sebelumnya, Sukhoi lebih gemar membuat jet-jet tempur yang dijual ke kolega negaranya termasuk Indonesia.

Agar bisa membuat pesawat sipil, Sukhoi lantas menjalin kerja sama dengan mitra dari negara lain termasuk dengan Boeing asal Amerika Serikat. Berbekal kerja sama itulah, Sukhoi mulai memproduksi Superjet 100 yang kelak diberi nama Sukhoi Superjet 100.

Selain dengan Boeing, pabrik pesawat Sukhoi juga menggalang kerja sama dengan perusahaan asing lainnya termasuk, Italia Finnmeccanica selaku investor utama.

Investor asal Prancis ini memang menguasai pembuatan Superjet, terutama dalam hal membuat mesin. Selain itu, Sukhoi juga bekerja sama dengan Liebherr, perusahaan asal Jerman yang menguasai teknologi kemudi dan sistem pendukung pesawat.

Baru 3 bulan dapat sertifikat terbang di Eropa

Walaupun sudah dikembangkan sejak tahun 2000, namun Sukhoi terbilang telat untuk merealisasikannya. Program pembuatan Superjet 100 tersebut mundur dari target karena adanya penundaan sertifikasi terbang.

Hingga akhirnya, pesawat yang dibikin di Rusia ini bisa melakukan terbang perdana pada tahun 2008, hingga akhirnya memperoleh sertifikat operasi terbang di Rusia pada tahun 2011.

Setelah mendapat sertifikat terbang di Rusia, pesawat Sukhoi Superjet 100 ini baru mendapatkan sertifikat terbang di Uni Eropa pada bulan Februari 2012, atau tiga bulan yang lalu.

Sukhoi Superjet 100 ini memiliki mesin ganda yang bisa membawa 100 penumpang. Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan jelajah 828 kilometer (km) per jam. Daya tempuh pesawat ini maksimum antara 3.000 sampai 4.500 km dengan muatan penuh.

Selain mendapat dukungan dari investor, Sukhoi Superjet 100 ini juga mendapat dukungan dari pemerintah Rusia. Pesawat ini ditujukan untuk menggantikan pesawat usang Tu-134 dan Yak-42.

Tak hanya itu, pesawat ini dipersiapkan bersaing dengan pesawat Embraer E-Jets asal Brasil dan Bombardier CRJ asal Kanada. Pesawat yang dibanderol US$ 35 juta ini menawarkan harga yang lebih murah dari kedua kompetitornya tersebut.

Walaupun terbang perdana dilakukan tahun 2008, pada tahun 2010, Sukhoi Superjet 100 sudah dipasarkan. Saat London Aircraft Show pada tahun 2010 lalu mjisalnya, Sukhoi Superjet 100 sudah dipasarkan ke maskapai penerbangan, termasuk maskapai penerbangan dari Indonesia.

Berlahan tetapi pasti, dengan harga yang kompetitif, pesawat dari Rusia ini kini sudah digunakan oleh maskapai penerbangan Aeroflot di Rusia dan Armevia du Armenia. Selain itu, pesawat ini juga dipesan maskapai Indonesia, yaitu Kartika Airlines, Sky Aviation sebanyak 42 unit.

Tak hanya itu, di Amerika Serikat, pesawat Sukhoi Superjet 100 menarik hati pemilik maskapai Queens Airlines asal New York yang sudah memesan 6 unit.

Sebelum kecelakaan Sukhoi di gunung Salak, Jawa Barat, Sukhoi sudah menerima pesanan 168 unit pesanan Sukhoi Superjets 100, termasuk dari maskapai terkenal Rusia yaitu Transaero.

Namun kini belum jelas, apakah para pemesan pesawat tersebut masih berniat untuk membeli pesawat yang mencatat kejadian naas di Indonesia.

http://industri.kontan.co.id/news/ini-sejarah-singkat-sukhoi-superjet-100-dari-rusia

Inilah Sejarah Sukhoi Superjet 100


REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW---Sukhoi Superjet 100 merupakan pesawat penumpang untuk jarak tempuh menengah yang dirancang sejak tahun 2000.

Superjet 100 menjadi pesawat penumpang pertama sejak keruntuhan Uni Soviet dan juga merupakan pesawat sipil pertama buatan Sukhoi yang terkenal dengan jet tempurnya.

Biro rancang pesawat itu bermitra dengan berbagai pihak asing dalam pengembangan Superjet 100, termasuk Boeing, dimana sejumlah ahlinya turut serta dalam merancang pesawat tersebut.

Sejumlah pihak asing yang juga mengerjakan Superjet 100 diantaranya adalah perusahaan asal Italia, Finnmeccanica, yang menjadi investor terbesar, perusahaan asal Prancis Snecma untuk mesin dan perusahaan Thales untuk perangkat avionik.

Selain itu firma asal Jerman Liebherr juga turut dalam pengerjaan sistem pengendalian dan sistem penunjang kehidupan pesawat Superjet 100.

Program pesawat ini sempat tertinggal karena penundaan pengembangan mesin serta sertifikasi.

Superjet 100 melakukan terbang perdananya pada 2008 dan mendapat sertifikasi untuk beroperasi di Rusia pada 2011 dan di Uni Eropa pada Februari 2012.

Mesin ganda Superjet 100 --yang bisa memuat 100 penumpang-- memiliki kecepatan jelajah 828 kilometer per jam dengan jarak jelajah maksimum antara 3.000 hingga 4.500 kilometer dengan muatan penuh, tergantung kapasitas tempat duduk.

Pesawat tersebut dibuat dengan tujuan untuk menggantikan pesawat Tupolev Tu-134 dan Yakovlev Yak-42 dan bersaing dengan pesawat penumpang dari perusahaan asal Brazil, Embraer E-Jets dan perusahaan asal Kanada, Bombardier CRJ dengan menawarkan alternatif yang lebih murah dari keduanya sebanyak 35 juta dolar AS per unit.

Pesawat tersebut terjual secara lambat namun berkesinambungan di pasar yang amat berkompetisi, dimana Maskapai Aeroflot asal Rusia mengoperasikan sebanyak tujuh unit dan maskapai asal Armenia, Armavia sebanyak satu unit.
Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: Antara

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/11/m3tuuu-inilah-sejarah-sukhoi-superjet-100

Senin, 14 Mei 2012

Beda frekuensi, penyebab ELT Sukhoi tidak terdeteksi


Saat Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak, Rabu (9/5), Emergency Located Transmitter (ELT) tidak terdeteksi oleh tim SAR. Perbedaan frekuensi, ternyata menjadi penyebabnya.

"ELT dulu namanya Emergency Located Beacon Aircraft (ELBA). Alat itu sudah merupakan standar penerbangan sipil kalau ada pesawat jatuh dengan tekanan atau tinggi di atas 5 dia akan memancar frekuensi sehingga kalau dia jatuh bisa dicari," kata pengamat telematika Roy Suryo Notodiprojo di Cijeruk, Bogor, Senin (14/5).

Roy yang juga anggota Komisi I DPR ini diminta bantuan oleh Kepala Badan SAR Nasional Daryatmo untuk mendeteksi peralatan yang ditemukan tim SAR dari evakuasi korban di Gunung Salak.

Roy menjelaskan, di Indonesia, otoritas penerbangan menggunakan frekuensi 406 Mhz untuk memonitor ELT. Sedangkan, ELT yang digunakan Sukhoi yang nahas tersebut adalah model lama dengan frekuensi 105.

"Ternyata terjawablah sekarang. Yang kita jadikan panduan dalam monitor satelit yang kerjasama dengan Basarnas, yang memonitor di frekuensi 406. Ternyata ELT yang digunakan pesawat Sukhoi (model) lama, masih menggunakan frekuensi lama di 105, sehingga akibatnya, tidak lagi termonitor karena 105 VHF itu jenis pancarannya line offline atau lurus," papar pria bergelar Kanjeng Raden Mas Tumenggung ini.

Dengan sinyal lurus tersebut, maka jika pancaran sinyal terhalang gunung tidak akan terdeteksi oleh alat penerima. "Andaikan sempat menyala, ELT tidak terdeteksi karena terhalang gunung. Di Indonesia rata-rata menggunakan frekuensi 406," ujarnya.

"Ini akan jadi koreksi kalau pesawat ini masih dipasarkan. Kita ada pakai VHF tapi untuk latihan terbang saja," pungkas Roy. [bal]

http://www.merdeka.com/peristiwa/beda-frekuensi-penyebab-elt-sukhoi-tidak-terdeteksi.html

Basarnas: Pencarian korban Sukhoi tak ada batas waktu


Badan SAR Nasional (Basarnas) akan terus mencari penumpang pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Pesawat tersebut jatuh Rabu (9/5) pekan lalu.

"Tidak perlu ada target-targetan. Sesuai dengan target kami, sepanjang ada petunjuk, tim akan terus mencari," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya Daryatmo dalam keterangan persnya di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (14/5).

Daryatmo menegaskan, untuk proses evakuasi korban bukan perkara mudah. Cuaca dan medan yang sulit sering menjadi hambatan tim dalam proses evakuasi.

Apalagi, kedalaman lembah di lerang Gunung Salak mencapai 500 meter lebih. Tentu saja, kedalaman tersebut membuat tim harus bekerja keras mencari korban.

"Namanya Basarnas ya kerjanya harus sampai tuntas dan kami akan terus menyesuaikan dengan kondisi alam," tegas dia.

Pesawat Sukhoi mengalami kecelakaan di ketinggian 1.500 meter, sekitar lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Pesawat SSJ-100 itu awalnya sedang melakukan demonstrasi penerbangan dalam rangka perjalanan keliling (road show) ke sejumlah negara di Asia dan Asia Tenggara. [has]

http://www.merdeka.com/peristiwa/basarnas-pencarian-korban-sukhoi-tak-ada-batas-waktu.html

Curhat pilot helikopter evakuasi korban Sukhoi


Sulitnya medan tidak hanya dialami tim dari darat, tim udara yang ikut membantu evakuasi juga mengalami banyak kendala. Di antaranya arah udara yang tidak menentu dan dikelilingi tebing-tebing sehingga menyulitkan sang pilot menyeimbangkan helikopter.

"Udaranya tidak bisa ditebak, kadang dari belakang dan udara. Itu pun udaranya suka membentur dinding tebing dan menghempaskannya kembali," ujar anggota Basarnas Letnan Satu Udara, Kadek di Posko Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Bogor, Senin (14/5).

Arus udara yang tidak menentu itu sangat riskan bagi pilot beserta tim yang ikut dalam evakuasi puing ataupun jenazah korban Sukhoi Superjet 100 dari lokasi kecelakaan. Terlebih, mereka berperan penting dalam usaha penyelamatan korban dari udara.

Tugas para pilot ini tidak hanya mengevakuasi kantong jenasah atau benda-benda yang ditemukan tim pencari. Mereka juga bertugas mengantarkan logistik yang diperlukan oleh tim yang berada di lokasi kecelakaan.

"Kita bawa logistik dari Halim dan didrop di atas (lokasi kecelakaan). Isinya bisa biskuit, nasi bungkus, air mineral, macam-macam," ungkap dia.

Di samping itu, Kadek mengatakan kesulitan lainnya terjadi ketika mereka mencari posisi yang tepat saat medekati lokasi kecelakaan. Para pilot tidak dapat melihat posisi tim SAR gabungan yang berada di bawah akibat tertutup lebatnya hutan.

"Saya hanya bisa pelan-pelan dan menunggu koordinasi dari bawah," tandasnya.

Meski demikian, pengalaman bertugas sebagai tim penyelamat kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 bukan yang pertama. "Saya sempat ikut dalam evakuasi kecelakaan pesawat latih Cesna (212)," kenang dia. [ian]

http://www.merdeka.com/peristiwa/curhat-pilot-helikopter-evakuasi-korban-sukhoi.html

Penyebar foto palsu korban Sukhoi inisialnya YS


Tim Cyber Crime Mabes Polri sedang menyelidiki pelaku penyebar foto palsu korban pesawat Sukhoi Superjet 100. Foto-foto itu dinilai telah meresahkan keluarga korban.

Dalam penyelidikan tahap awal, polisi sudah mengantongi pelaku yang diduga sebagai penyebar foto. Pelaku itu berinisial YS.

"Terkait penyelidikan terhadap gambar-gambar di sosial media, tim penyidik cyber Polri saat ini sedang menyelidiki. Jika terbukti nanti akan kami kenakan UU Nomor 11 Tahun 2008," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Rumah Sakit Kramatjati Jakarta, Senin (14/5).

Boy mengimbau, masyarakat tidak menyebarkan foto-foto yang bisa memprovokasi dan menyinggung perasaan keluarga korban Sukhoi. Biar tidak terulang, Polri tetap menyelidiki kasus ini.

"Kami imbau kepada masyarakat tidak menyebarkan gambar-gambar meresahkan. Nanti akan ada penyelidikan langkah hukum terkait hal ini," tegas Boy.

Dalam beberapa hari ini, muncul foto-foto korban kecelakaan pesawat. Foto-foto itu menyebar lewat media sosial. Setelah ditelusuri, ternyata foto-foto itu bukan korban Sukhoi, tetapi korban pesawat India Air. [has]

http://www.merdeka.com/peristiwa/penyebar-foto-palsu-korban-sukhoi-inisialnya-ys.html

Rusia Tetap Ingin Bawa Pulang Black Box Sukhoi

Jakarta Pihak Rusia ingin membawa pulang black box Sukhoi SuperJet 100. Mereka pun bersikeras akan meneliti black box itu guna mengetahui penyebab kecelakaan di Gunung Salak.

"Kelihatannya mereka ngotot ya," kata juru bicara PT Trimarga Rekatama, Sunaryo, saat berbincang, Senin (14/5/2012). PT Trimarga adalah perwakilan Sukhoi di Indonesia.

Sunaryo menambahkan namun tentu pihak Indonesia melalui Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang memiliki wewenang. Bila KNKT memberikan izin, bisa saja alat itu dibawa ke sana.

"KNKT punya alat untuk membaca black box itu, tapi masalahnya match atau tidak," imbuhnya.

Kalau alat untuk membaca black box itu tidak match, bisa saja dibawa ke Rusia. "Jadi ada kemungkinan dibawa ke Rusia harus, tapi tentu harus ada izin KNKT," tuturnya.

Sebelumnya, pihak KNKT menyebut keberadaan black box sudah diketahui, diperkirakan berada di dasar jurang. Black box itu hanya tinggal diambil saja. Black box ini berisi data mengenai pesawat yang penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

(ndr/vta)

http://news.detik.com/read/2012/05/14/092658/1916297/10/rusia-tetap-ingin-bawa-pulang-black-box-sukhoi?nd992203605

Puluhan Aparat Masih Jaga Ketat Identifikasi Jenazah Korban Sukhoi


Jakarta Kantong-kantong berisi jenazah korban Sukhoi Superjet 100 terus diterima RS Polri DR Soekanto. Identifikasi jenazah pun terus berlangsung. Prosesi itu mendapat pengawalan ketat puluhan aparat.

Pantauan detikcom di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (14/5/2012), tak kurang dari 30 aparat Polsek Kramatjati dan Polres Jakarta Timur berjaga-jaga di sekitar ruang identifikasi jenazah. Beberapa aparat membawa senjata. Namun sebagian besar tidak membawa senjatanya.

Garis polisi pun masih dipasang di seputar ruang identifikasi. Hingga saat ini belum terlihat adanya keluarga korban.

Sekitar pukul 08.30 WIB datang 3 kantong jenazah ke RS Polri. Kantong jenazah itu dibawa mobil jenazah warna putih dan dikawal 2 sepeda motor polisi. Belum jelas apakah semua kantong jenazah itu berisi jenazah atau ada yang berisi barang-barang korban. Sebab hingga kemarin siang, 3 dari 22 kantong jenazah berisi barang-barang korban.

Evakuasi akan terus dilakukan selama cuaca memungkinkan. Di pos Cijeruk sudah disiagakan 2 Heli Bronco PMI dan 1 Heli Superpuma.

http://news.detik.com/read/2012/05/14/091001/1916279/10/puluhan-aparat-masih-jaga-ketat-identifikasi-jenazah-korban-sukhoi?nd992203605

SAR Bantah Jasad Berparasut di Gunung Salak Adalah Pilot Sukhoi


Jakarta 7 Personel Kopassus yang berhasil menuruni tebing curam dalam proses membuka jalur dan evakuasi, menemukan jasad seorang pria berkewarganegaraan asing yang tergantung di parasut.

Tim baret merah menduga jasad yang ditemukan tidak utuh itu adalah pilot pesawat Sukhoi Superjet 100 yang ditemukan hancur berkeping-keping. Pesawat Sukhoi itu diduga menabrak puncak Gunung Salak di Kabupaten Bogor.

Temuan tersebut sempat menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Pasalnya, pesawat komersil itu sedianya tidak difasilitasi kursi pelontar untuk menyelamatkan diri laiknya sebuah pesawat tempur.

"Tidak ada, itu kan pesawat transport (komersil), yang pakai kursi pelontar adalah pesawat tempur," kata Koordinator SAR, Ketut Parwa, dalam perbincangannya dengan wartawan, di Helipad Cijeruk, Desa Cipelang, Kabupaten Bogor.

Senada dengan Ketut, Komandan Korem 061/Badak Putih, Kolonel (Inf) AM Putranto, pun menyangsikan bila temuan tim baret merah Angkatan Darat (AD) adalah pilot.

"Tidak mungkin pilot meninggalkan penumpangnya, apalagi itu pesawat komersil," katanya singkat.


(ahy/rmd)

http://news.detik.com/read/2012/05/14/095457/1916330/10/sar-bantah-jasad-berparasut-di-gunung-salak-adalah-pilot-sukhoi?n991103605

Sabtu, 12 Mei 2012

Diduga Bagian Perut Sukhoi yang Tabrak Tebing Gunung Salak

Jakarta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan mengungkap bagaimana pesawat Sukhoi Superjet 100 menabrak tebing, meledak, dan terbakar. Namun dengan melihat lokasi kecelakaan dan puing-puing pesawat, diduga pesawat itu menabrak tebing dengan bagian perut terlebih dulu, bukan bagian hidung pesawat.

Dugaan ini disampaikan sejumlah anggota Tim SAR dan relawan yang sudah melihat lokasi kecelakaan dan sudah turun di Posko Cipelang, Cijeruk, Bogor yang lebih dikenal dengan Posko Kandang Sapi saat berbincang-bincang dengan detikcom, Sabtu (12/05/2012).

Menurut mereka, puing-puing pesawat yang berserakan di sekitar lokasi tidak ada yang dalam bentuk bagian besar. Puing paling besar hanya sayap pesawat bagian kiri. Badan pesawat tidak ditemukan dan diyakini hancur berkeping-keping menjadi puing-puing yang sangat kecil.

Bila pesawat yang berbahan kokoh ini saja hancur berkeping-keping, bisa dibayangkan bagaimana tubuh para penumpangnya. Menurut para relawan, semua jenazah yang sudah ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

"Saya tidak bisa menggambarkan secara vulgar kondisi jenazah, yang jelas begitu saya melihat jenazah, saya langsung sedih dan menangis," kata relawan dari Taman Nasional Halimun, Mersan.

Dengan melihat kondisi pesawat yang hancur lebur dan kondisi jenazah yang tidak utuh, sejumlah anggota Tim SAR dan relawan menduga kuat bahwa perut pesawat yang menghantam tebing dan kemudian meledak dan terbakar.

"Kalau bagian hidung pesawat yang menabrak tebing, kemungkinan besar pesawat tidak hancur berkeping-keping, masih ada baian besar yang tersisa," kata salah seorang di antara mereka.

Bila bagian perut pesawat yang menabrak tebing, maka efek ledakan dan api kemungkinan berasal dari tangki bahan bakar. "Adanya api saat pesawat itu meledak, terlihat dari pepohonan dan rerumputan yang gosong dan mengering," kata salah seorang Tim SAR.

Sedangkan ledakan pesawat sudah menjadi fakta tak terbantahkan. "Warga Cipelang mendengar ada ledakan sangat keras, setelah sebelumnya terdengar suara pesawat terbang. Namun mereka tidak bisa melihat pesawat itu karena kabut tebal," kata Agus, salah seorang anggota Basarnas.

Menurut warga, kabut memang sangat tebal pada hari Rabu (9/5) saat pesawat Sukhoi yang membawa 45 kru dan penumpang itu menabrak tebing. Hal ini sesuai dengan data LAPAN yang menyatakan bahwa saat itu terjadi kabut tebal setinggi 57 ribu kaki.

Nah, gara-gara kabut inilah, kemungkinan pilot pesawat Sukhoi memiliki jarak pandang terbatas. Dia tidak bisa melihat medan dengan jelas. "Begitu tahu pesawat akan menabrak tebing, pilot kemungkinan mengangkat pesawatnya untuk menghindari tebing. Tapi karena jarak yang sangat pendek, upaya pilot menghindari tebing tidak berhasil dan perut pesawat malah menabrak tebing," kata anggota Tim SAR itu.

Benarkah dugaan di atas? Ini hanya dugaan-dugaan tim relawan yang telah bersusah payah menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah para korban. Benar tidaknya dugaan ini tentu kita harus menunggu hasil penyelidikan KNKT.

(asy/asy)

http://news.detik.com/read/2012/05/12/095420/1915511/10/diduga-bagian-perut-sukhoi-yang-tabrak-tebing-gunung-salak?9922022

Cerita Korban Sukhoi, Ismie Deg-degan Liputan Luar Kota


BANDUNG - Sosok Ismie H Sunarto, salah seorang korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 di Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sulit dilupakan rekan-rekannya di Bandung.

Iman S Nurdin, rekan kerja korban di TransTV, menuturkan Ismie sempat mengatakan kepadanya dia tidak berminat melakukan peliputan ke luar kota Jakarta.

“Ismie pernah berucap, ‘Saya deg-degan Kang, karena ini pertama kali DLK (dinas luar kota),” kata Iman menirukan pernyataan perempuan jebolan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung itu, Jumat (11/5/2012).

Saat itu, Iman dan Ismie sedang membahas hasil liputan feature di Kota Tasikmalaya, Ciamis, dan Bandung, pada 13-17April 2012 untuk acara Reportase.

Malah suatu waktu, lanjut Iman, Ismie sempat berucap tak mau meliput di luar kota Jakarta. “Ismie takut jika tugas ke luar kota,” sambungnya.

Perempuan pemegang gelar sarjana jurusan Sastra Jepang itu bergabung ke TransTV pada pertengahan 2011. Ismie sendiri dilahirkan di Serang, Banten.
(ton)
 
http://bandung.okezone.com/read/2012/05/11/526/627880/cerita-korban-sukhoi-ismie-deg-degan-liputan-luar-kota

Pohon Didekat Serpihan Pesawat Sukhoi Terbakar


BOGOR - Tim evakuasi telah menemukan jenazah korban Sukhoi Superjet-100 yang menabrak Gunung Salak, Bogor. Puing-puing pesawat juga ditemukan dalam keadaan hancur dan ada bekas bakar.

"Kondisi pesawat hanya serpihan-serpihan, ada bekas hitam. Pohon-pohon sekitar juga terbakar. Ada bau gosong juga," kata anggota Mapala Universitas Indonesia, Ridwan Hakim, di Pos Pusat Evakuasi balai embrio ternak Kementerian Pertanian di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (11/5/2012) malam.

Ridwan juga mengatakan telah menemukan beberapa benda lain selain potongan tubuh dilokasi. Diantaranya adalah dompet berwarna hitam yang isinya terdapat KTP bernamakan Nur Ilmawati. Selain itu, tim evakuasi juga menemukan paspor dan ATM Mandiri atas nama Ganis Arman Zulvianto. Serta name take dengan logo Sky Aviation di sebuah kemeja.

Kondisi serpihan pesawat dan potongan tubuh ditemukan di sebuah slep di tebing tersebut berada di 100 meter dari tempat mereka melakukan Rafling.

Dalam kesempatan berbeda, kordinator tim evakuasi yang berasal dari Danrem 061 Badak Putih Kolonel Infantri Anton Mukti Putranto mengatakan hingga pukul 17.00 WIB sudah terkumpul 12 kantong jenazah yang terkumpul. 6 kantong masih ada di Puncak Salak 1.

Dia membuat dua opsi untuk pengangkutan kantung jenazah ini. Diantaranya helipad mengangkut kantung jenasah dari Puncak Salak 1 langsung diantar ke Bandar Udara Halim Perdana Kusuma.

Atau opsi kedua, helikopter mengangkut kantung jenazah dan singgah ke helipad yang sudah dibuatkan di Pasir Pogor, Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Rencananya, malam ini akan diberangkatkan Tim Echo untuk menggantikan Tim yang sebelumnya sudah berjaga di atas Gunung Salak. Nantinya, tim ini akan bermalam dan esok pagi melanjutkan evakuasi lanjutan
(ydh)

http://jakarta.okezone.com/read/2012/05/12/501/628346/pohon-didekat-serpihan-pesawat-sukhoi-terbakar

Pesawat Sukhoi Super Jet 100 Laik Terbang


JAKARTA - Meskipun mengalami kecelakan di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, ternyata pesawat Sukhoi Super Jet dinyatakan laik terbang dan sudah mendapat sertifikasi dari Eropa.

Menurut Ketua Forum Transportasi Udara, Soeharto Abdul Majid mengatakan pesawat buatan Rusia itu sudah memiliki rekomendasi dari Badan Keselamatan Eropa dan Rusia.

"Itu saya kira laik sekali dan enggak ada masalah," jelas Soeharto kepada Okezone, Sabtu (12/5/2012).

Ditambahkannya, dengan memiliki standar yang tinggi dan menjadi acuan internasional, maka pesawat tersebut jelas sudah bisa dikatakan layak. Namun, memang Indonesia belum mengeluarkan rekomendasi kelayakan pada pesawat tersebut karena belum ada perusahaan maskapai yang menggunakan pesawat tersebut di sini.

Seperti diketahui, pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pukul 14.00 WIB mengalami kecelakaan di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat saat melakukan joy flight ke dua.(ydh)

http://jakarta.okezone.com/read/2012/05/12/501/628379/pesawat-sukhoi-super-jet-100-laik-terbang

Kamis, 10 Mei 2012

Sukhoi Superjet 100 Pesawat Sipil Terbaru Rusia dengan Berbagai Kecanggihan


Jakarta Pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 merupakan pesawat sipil terbaru Rusia dengan berbagai kecanggihan. Sukhoi bahkan menyebutkan pesawat terbarunya ini aman dan mudah untuk pilot.

Berikut berbagai keunggulan pesawat SSJ 100 seperti yang dimuat situs Sukhoi, Rabu (9/5/2012):

SSJ-100 mudah dan aman untuk pilot. Desain kokpit disebut Human Centered Design, mudah dikendalikan, bahkan untuk mendaratkan saja hanya butuh satu pilot saja. Kokpitnya didesain gelap dan tenang, menawarkan ketepatan, kenyamanan dan kehandalan. Kokpit ini memiliki tuas pengendali di bagian samping dekat jendela kokpit.

Sistem pengendali pesawat juga dilengkapi fly-by-wire elektronik penuh untuk mengendalikan pesawat dan pendaratan. Artinya, pesawat ini bisa disetel untuk dikendalikan secara otomatis. Stabilizer horisontal juga bisa dikendalikan fly-by-wire, menghasilkan kestabilan optimal dan mengurangi hambatan aerodinamis.

Sistem elektronik di pesawat (avionik) SSJ 100 ini dibuat oleh Thales. SSJ 100 dilengkapi alat pendeteksi kegagalan sistem. Termasuk dilengkapi Traffic Collision Avoidance System (TCAS) generasi kedua alias sistem yang bisa mendeteksi bila pesawat itu akan mengalami tumbukan dengan pesawat atau obyek lain. Sistem avionik SSJ 100 memiliki keunggulan keselamatan penerbangan dan kehandalan yang tinggi.

Mesin pesawat adalah SaM146 terbaru yang dikeluarkan PowerJet untuk memenuhi performa terbaik dan persyaratan lingkungan. Mesin ini diklaim bisa mengurangi konsumsi bahan bakar 10 persen dibandingkan pesawat sekelas, seperti Embraer dan Bombardier.

Bodi pesawat ini didesain lebih luas, sehingga bisa menampung sampai 98 orang. Kelas bisnis berkursi 2-2 dan kelas ekonomi didesain 2-3 kursi. Pesawat ini didesain untuk pesawat jarak menengah yang waktu penerbangannya lebih dari 1 jam.

Kabin tinggi dan luas memberikan kenyamanan lebih karena mengakomodasi kursi yang lebih luas dan lorong yang lebih luas untuk menghindari 'bottleneck' arus penumpang masuk dan keluar. Penumpang disediakan dengan tambahan kenyamanan karena ada lebih banyak ruang untuk kaki mereka di bawah kursi, di atas kepala penumpang, dan di kursi dekat jendela.

Selain kabin yang lebih lega, SSJ 100 juga memiliki ruang bagasi yang lebih luas sehingga bisa memuat barang lebih banyak.

Siaran pers Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Rabu (9/5/2012), pesawat SSJ-100 terbang pertama kali pada Mei 2008 dan telah menerima sertifikat dari badan sertifikasi Rusia (Russian certification institute/IAC AR) pada Januari 2011. Sebulan kemudian, pesawat SJJ-100 kembali memperoleh sertifikat dari Badan Keamanan Penerbangan Eropa (European Flight Security Agent).

Sukhoi Superjet100 merupakan pesawat berpenumpang pertama yang dibuat pabrik pesawat tempur Rusia, Sukhoi. Dua bulan setelah mendapat sertifikat dari kelayakan dan keamanan terbang dari Eropa, seri pertama pesawat ini dibeli perusahaan penerbangan nasional Armenia, Armavi, pada April 2011.

Pesawat yang jatuh ini memiliki Sertifikat Type (Type Certification) dari Otoritas Sertifikasi Rusia dan sertifikasi dari Otoritas Penerbangan Uni Eropa (EASA) akan diperoleh dalam waktu dekat.

Spesifikasi teknis pesawat SSJ-100:

Kecepatan maksimum: maksimum 0,81 mach (kecepatan suara)
Ketinggian jelajah: 40 ribu kaki
Panjang landas pacu: minimum 1.731 meter
Jarak penerbangan: maksimum 4.578 km
Kapasitas penumpang: maksimum 98 penumpang
Panjang pesawat: maksimal 29.94 m
Lebar sayap: 27,80 m
Tinggi: 10,28 m
Lebar kabin: 3,236 m
Tinggi kabin: 2,12 m
Lebar lorong kabin: 51 cm
Lebar kursi: 46.5 cm

Spesifikasi produsen teknis pesawat SSJ-100:

Lokasi produksi: Komsomolsk-on-Amur, Novosibirsk dan Voronezh, Rusia
Partner Sukhoi: ALENIA AERONAUTICA, SNECMA
Konsultan: Boeing
Pemasok sistem utama pesawat SSJ-100:

Avionics – THALES
Sistem pengendali – LIEBHERR
Sistem pengendali lingkungan – LIEBHERR
Gir pendaratan – MESSIER DOWTY
Sistem bahan bakar – INTERTECHNIQUE (ZODIAC)
Interior – B/E AEROSPACE
Sistem perlindungan kebakaran – AUTRONICS (CURTISS WRIGHT)
Sistem oksigen – B/E AEROSPACE
APU – HONEYWELL
Kursi kru – IPECO
Sistem hidrolik – PARKER
Sistem listrik – HAMILTON SUNDSTRAND
Sensor getaran mesin – VIBRO-METER
Ban, Rem - GOODRICH

(nwk/nrl)
 http://news.detik.com/read/2012/05/09/202108/1913454/10/?992204topnews