Selasa, 04 Desember 2012

Bunker Kiamat 2012 Dibangun di Australia


Meraup dolar dengan menjual ketakutan.

VIVAnews -- Kapan dunia dan seluruh kehidupan akan berakhir, adalah hak prerogatif Sang Pencipta. Hanya Tuhan yang mengetahui. Namun, ada banyak orang dari berbagai generasi yang mencoba-coba menebaknya, meski banyak ramalan kiamat terbukti salah kaprah.

Salah satunya, ramalan kiamat akan terjadi pada tahun 2012, tahun ini. Meski isu itu telah dibantah oleh para ilmuwan, sebagian orang masih saja percaya. Ada banyak alasan yang digunakan, dari ramalan Bangsa Maya, Nibiru, badai matahari, pergeseran kutub bumi, juga gempa dahsyat.

Kekhawatiran tak tak kunjung berakhir dimanfaatkan sekelompok orang untuk meraup dolar. Sebuah kelompok menarik bayaran 5.000 dolar Australia atau sekitar Rp50 juta bagi mereka yang ingin berlindung dari kiamat, di sebuah bunker yang dibangun di utara perbukitan New South Wales.

Salah satu pendiri grup, seorang mekanik pendingin ruangan Simon Young mengatakan, biaya masuk tersebut untuk mengganti beton dan material lain yang digunakan untuk mendirikan bunker, yang diyakini berada di perbukitan dekat Tenterfield, Australia itu.

Kelompok tersebut tidak menggunakan ramalan Bangsa Maya sebagai pedoman, melainkan teks Mesir kuno, ayat-ayat Injil, bahkan tubuh mammoth yang beku sebagai "bukti" bahwa dunia akan mengalami perubahan fisik yang masif sekitar tanggal 21 Desember 2012.

Saat ditanya tentang proyek bunker, yang berada di bawah tanah pada kedalaman 1,2 kilometer di bawah permukaan air laut, Young meyakinkan, tempat perlindungan itu adalah kesempatan terbaik untuk selamat, termasuk terhadap bencana laut mematikan. "Untuk bersiap-siap menghadapi peristiwa besar 2012," kata dia, seperti dimuat situs Perth Now. "Kami sedang mencoba untuk melibatkan orang lebih banyak."

Bunker rahasia itu diharapkan selesai sebelum bulan Desember tahun ini, yang menurut kelompok tersebut adalah saat di mana aktivitas matahari dan pergeseran tektonik bumi akan menyebabkan kematian sebagian besar kehidupan di muka Bumi.

Belum jelas berapa orang yang rela merogoh kocek demi iming-iming selamat dari kiamat. Namun, situs kelompok tersebut, yang juga menampilkan puisi dari peramal legendaris abad ke-16, Mother Shipton telah dikunjungi lebih dari 28.500 kali, terutama saat orang-orang paranoid dengan ramalan kiamat 2012.

"Telah diketahui bahwa aktivitas matahari telah meningkat secara signifikan selama beberapa abad terakhir," demikian seperti ditulis dalam situs tersebut. "Hal ini diyakini bahwa ada hubungan antara siklus matahari dan fluktuasi magnet, dan pergeseran kutub."

Situs juga memuat daftar penemuan mammoth beku sebagai salah satu bukti. Juga keberadaan planet yang belum ditemukan di alam semesta, yang diyakini bisa mengubah kutub bumi.

Sementara, sudah jauh-jauh hari, ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membantah adanya mitos kiamat tahun ini. "Tak ada hal buruk yang akan terjadi pada Bumi pada 2012 ini," demikian dimuat dalam situs NASA. "Planet kita telah bertahan selama 4 miliar tahun, melewati banyak peristiwa. Ilmuwan-ilmuwan yang kredibel di seluruh dunia tahu tak ada ancaman yang terkait dengan tahun 2012." Baca selengkapnya di tautan ini.

Hanya untuk orang berduit

Tak hanya di Australia, sejumlah pengusaha juga membangun bunker perlindungan kiamat di tempat lain.

Salah satunya, perusahaan Vivos yang dipimpin Robert Vicino yang membangun lubang perlindungan di sebuah lokasi yang dirahasiakan dekat Gurun Mojave di wilayah Barstow, Kalifornia.

Bunker pertama dari 20 tempat perlindungan yang akan dibangun Vivos, memiliki luas 20.000 kaki persegi, terkubur lima tingkat di bawah tanah. Tebal temboknya tiga kaki. Bunker tersebut dilengkapi lusinan kamar yang bisa ditinggali 200 orang. Bunker juga dilengkapi rumah sakit dan dapur umum, dengan segala perabotan. Tertarik? Siap-siap saja merogoh koceh US$50.000.

Bunker lain dibangun di bawah padang rumput Kansas, didirikan di bekas gudang misil yang punya fasilitas mewah, dengan kenyamanan setara kondominium. Bunker yang terdiri 14 lantai bawah tanah, tujuh lantai di antaranya dijual US$1 juta sampai US$2 juta per setengah lantai. Hanya bisa dibeli para miliuner yang percaya uang bisa menyelamatkan mereka.

Menanggapi fenomena bunker kiamat, antropolog University of Kansas, John Hoopes mengakui, ini bisnis yang menjanjikan. "Menjual ketakutan lebih baik, bahkan jika dibandingkan dengan menjual seks," kata dia.
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/341893-bunker-kiamat-2012-dibangun-di-australia

Pria China Bangun Kapal Antisipasi Kiamat 2012


BEIJING - Seorang pria di China baru-baru ini dikabarkan tengah membangun sebuah kapal untuk mengantisipasi kiamat suku Maya, yang diyakini terjadi pada 21 Desember 2012.

Dilansir Digitalspy, Sabtu (1/12/2012), pria ini bernama Lu Zhenghai dari wilayah barat laut China. Ia diketahui telah menghabiskan dana sebesar USD160 ribu (sekira Rp1,536 miliar) untuk menciptakan perahu yang mirip dengan bahtera atau kapal nabi Nuh.

Tampaknya, rumor kiamat 2012 ini telah lama diyakini Lu. Oleh karena itu, pria asal negeri Tirai Bambu ini mulai membangun kapal dengan panjang 65 kaki sejak 2010. Ketika itu, Lu merasa takut bahwa banjir hari kiamat yang disebut-sebut itu akan mengancam kelangsungan hidup keluarganya.

Lu mengatakan pada China News Service, yang ditranslasi oleh The Huffington Post, mengungkap dirinya telah mengeluarkan seluruh tabungan dan menginvestasikan sejumlah besar biaya untuk konstruksi kapal tersebut. "Saat waktu (kiamat) itu tiba, semua orang bisa berlindung di dalamnya," ungkap Lu.

Kabarnya, pengerjaan kapal besar buatannya itu mengalami kendala, sehingga tidak dapat rampung sesuai harapan. Ini disebabkan karena kurangnya dana yang diperlukan untuk membuat perahu tersebut.

Digitalspy menuliskan, ada banyak orang percaya terkait peristiwa kiamat dunia yang terjadi pada 21 Desember 2012. Menurut suku Maya, tanggal ini menandakan berakhirnya siklus kalender.

Banyak informasi yang telah dipublikasikan, yang berusaha untuk meyakinkan orang bahwa kiamat di 2012 adalah sebuah rumor yang tidak akan terjadi. Kendati demikian, Lu berpikir tentang apa yang mungkin bisa dilakukannya dengan kapal miliknya tersebut.

Lu berharap kapal itu dapat menarik wisatawan yang ingin bertamasya. Selain itu, kapal tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai kapal feri. (fmh)

http://techno.okezone.com/read/2012/11/30/56/725619/pria-china-bangun-kapal-antisipasi-kiamat-2012 

Minggu, 02 Desember 2012

Masyarakat Dunia Mulai Cemas dengan Rumor Kiamat 2012


CALIFORNIA - Kabar mengenai akan terjadinya kiamat pada akhir tahun 2012 ini, ternyata berdampak buruk bagi anak-anak dan remaja. Bahkan kabar itu memiliki sisi gelap. Ilmuwan National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan bahwa rumor ini menyebabkan ketakukan pada anak-anak dan berujung pada aksi bunuh diri remaja.

Dilansir Livescience, Jumat (30/11/2012), aksi nekat bunuh diri ini bisa dilakukan pada remaja, di mana mereka benar-benar mempercayai "kehancuran dunia" pada 21 Desember 2012. Ketakutan ini didasari pada kesalahan tafsir mengenai kalender Maya.

Pada 21 Desember 2012, menurut kalender suku Maya, merupakan tanggal titik balik matahari musim dingin serta siklus kalender yang dinamakan b'ak'tun ke-13, yang akan segera berakhir. Padahal, para ahli dari suku Maya sendiri tidak melihat tanggal tersebut sebagai apokaliptik (kiamat).

Namun demikian, rumor telah menyebar yang mengaitkan pula dengan peristiwa kosmik bahwa kehidupan Bumi akan berakhir pada tanggal tersebut. Oleh karena itu, badan antariksa asal Amerika Serikat ini mencoba membongkar rumor kiamat populer suku Maya, yang menyebutkan bahwa ada planet asing (Nibiru) yang akan menghujam Bumi di 21 Desember 2012.

Melalui pantauan astronom serta NASA, mereka bekerja untuk mendeteksi objek dekat Bumi. Konon, planet pengembara ini akan membentur Bumi dalam tiga pekan dan akan terlihat sebagai objek paling bercahaya di langit.

"Tidak ada isu yang benar di sini. Ini hanyalah fantasi yang dibuat-buat," ungkap David Morrison, Astrobiologist di NASA Ames Research Center. Lebih lanjut ia menuturkan, konsekuensi yang dihadapi terkait rumor ini adalah munculnya dampak buruk secara psikologis bagi sebagian orang yang mempercayai kabar kiamat 2012 tersebut.

Ia mengaku, menerima banyak email dan surat dari warga yang cemas, khususnya kaum muda. Beberapa dari mereka mengatakan, mereka tidak bisa makan atau khawatir ketika tidur.

Beberapa lainnya, bahkan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya (bunuh diri). "Ini bisa menjadi bahan candaan bagi beberapa orang dan misteri bagi yang lain. Akan tetapi, ada inti dari orang yang benar-benar peduli (kiamat 2012 itu)," jelasnya.

Tidak setiap orang yang memercayai kiamat 2012 berpikir bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012. Beberapa, terinspirasi oleh filosofi New Age (Zaman Baru), mereka mengharapkan hari perdamaian universal serta transformasi spiritual.

Namun, NASA tetap mengkhawatirkan dampak yang bisa dialami oleh anak-anak akibat pengaruh dari rumor kiamat 2012 tersebut. "Saya pikir, ini jahat bagi orang-orang untuk menyebarkan rumor di internet dan menakut-nakuti anak-anak," tegasnya. (amr)


http://techno.okezone.com/read/2012/11/30/56/725534/masyarakat-dunia-mulai-cemas-dengan-rumor-kiamat-2012

NASA Ungkap Berbagai Potensi Kiamat 2012

Saat kiamat planet diprediksi akan saling bertabrakan.

NASA menyebut isu kiamat memberikan dampak negatif yang nyata.

VIVAnews - Para ilmuwan NASA pada Rabu, 28 November 2012, memperingatkan bahwa isu kiamat tahun 2012 berdasarkan kalender Suku Maya hanya rumor belaka dan tidak dapat dipercaya. Dunia yang diprediksi akan berakhir pada 21 Desember 2012 ini bahkan telah membuat ketakutan di seluruh dunia, sehingga mengakibatkan banyak remaja yang berpikir untuk bunuh diri.

Ketakutan ini berasal dari tafsir dari kalender Suku Maya, yang menyebut pada tanggal 21 Desember 2012 adalah titik balik matahari ke musim dingin. Siklus pada kalender itu menjelaskan bahwa hari itu adalah hari terakhir dari b'ak'tun ke-13, atau 144.000 hari siklus kalender tersebut. Bangsa Maya kuno melihat akhir b'ak'tun 13 sebagai akhir siklus penciptaan.

Para ahli sejarah Maya sepakat bahwa bangsa Maya Kuno tidak melihat akhir b'ak'tun 13 sebagai hari akhir atau kiamat. Sebab, ini bisa juga diinterpretasi sebagai peralihan menuju awal yang baru. Namun, rumor yang berkembang adalah ada bencana kosmik yang akan mengakhiri kehidupan di bumi pada 21 Desember mendatang.

NASA pun berupaya untuk terus meluruskan kesalahan informasi tentang kiamat 2012. Rumor yang berkembang adalah akan ada sebuah planet yang menabrak bumi pada 21 Desember, dan membunuh semua penghuni planet Bumi. Faktanya, para astronom telah mendeteksi benda-benda dan planet-planet yang dekat dengan bumi. Jika ada planet yang diprediksi Suku Maya akan menabrak bumi dalam 3 minggu ke depan, tentu ini akan menjadi obyek paling terang di angkasa saat ini. Namun ini tidak terlihat.

"Isu itu tidak benar. Itu hanya sebuah fantasi," kata David Morrison, Astrobiologis di NASA Ames Research Center.

Dampak Negatif

Morrison yang menjadi pembicara NASA dalam acara Mitos Kiamat 2012, mengatakan bahwa fantasi kiamat itu ternyata memiliki dampak negatif yang begitu besar. Ia menerima banyak email dan surat dari berbagai penjuru dunia, yang mengaku khawatir. Kebanyakan adalah para anak muda. Ada yang mengatakan bahwa mereka tidak nafsu makan, takut untuk tidur, bahkan ingin bunuh diri.

"Kejadian ini adalah sebuah lelucon bagi sebagian orang, dan menjadi misteri bagi sebagian orang lainnya. Bahkan ada orang-orang yang benar-benar peduli dengan kejadian tersebut," kata Morrison.

Memang tidak semua orang percaya bahwa kiamat 2012 akan terjadi pada 21 Desember. Beberapa orang bahkan mengalihkan isu kiamat dengan filosofi New Age, yaitu menjadikan 21 Desember sebagai hari perdamaian universal dan transformasi spiritual dunia. Namun, para pejabat NASA tetap mengkhawatirkan pengaruh buruk dari isu kiamat kepada anak-anak.

"Bagi orang-orang yang menyebarkan rumor di internet untuk menakut-nakuti anak-anak, itu adalah tindakan yang sangat jahat," ujar David Morrison.

Mitos dan Kesalahpahaman

Sejumlah ilmuwan NASA kemudian melakukan tanya-jawab di media sosial melalui video-chat. NASA memberikan penjelasan mengenai berbagai mitos kiamat, dari kemunculan planet Nibiru yang menghantam bumi, hingga jilatan lidah matahari.

Menurut ahli heliophysicist dari NASA, Lika Guhathakurta, memang benar bahwa matahari sedang dalam fase aktif di siklusnya. Ini berarti energi elektromagnet akan muncul. Lidah api matahari memang bisa memberikan dampak terhadap benda elektronik dan sistem navigasi di bumi. Tapi sejumlah satelit melakukan pemantauan terhadap aktivitas di permukaan matahari tersebut. Satelit ini akan memberikan peringatan jika ada aktivitas elektromagnet yang berlebih, yang masuk ke atmosfer dan mendekati bumi.

Guhathakurta lalu menyatakan, aktivitas matahari memiliki dampak kecil terhadap bumi. Hawa panas yang pernah ada di bumi pada jutaan tahun silam pun diperkirakan tidak akan dialami dalam beberapa waktu mendatang.

Sedangkan menurut ahli planet yang melacak objek dekat dengan bumi di Laboratorium Propulsi Jet NASA, Don Yeomans, mengatakan tidak terdapat objek yang mendekati bumi, yang mengancam akan menabrak planet kita pada 21 Desember.

"Satu-satunya asteroid yang diperkirakan akan muncul terdekat di masa depan adalah pada 13 Februari 2013, yang berjarak dengan bumi sekitar 3.963 mil, atau 6.378 kilometer. Dan asteroid itu tidak akan menabrak bumi," kata Don Yeomans.

Rumor lain adalah akan ada medan magnet yang tiba-tiba berbalik. Sehingga bumi akan mengalami pergeseran mencapai 30.000 tahun cahaya dan jatuh ke lubang hitam di pusat galaksi Bima Sakti. Ini juga dianggap sebagai rumor yang salah. Para ahli mengaku heran dengan isu itu, yang dianggap sama sekali tak masuk akal.

Astronom dari Universitas Foothill di California, Andrew Fraknoi, lalu menjelaskan, kekhawatiran tentang nasib bumi harusnya lebih difokuskan pada masalah perubahan iklim, dari pada jenis bencana akibat peristiwa bencana kosmik. Meskipun perlahan, masalah ini lebih nyata mengancam planet ketiga terdekat dengan matahari ini.

"Ancaman terbesar bumi di akhir tahun 2012 dan di masa depan adalah manusia itu sendiri," kata Andrew Fraknoi.
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/371358-nasa-ungkap-berbagai-potensi-kiamat-2012

Misteri Kalender Maya dan Ramalan Kiamat 2012

Dalam kalender bangsa Maya, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.

Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya bagaikan turun dari langit, mengalami zaman yang cemerlang, kemudian lenyap secara misterius. Mereka menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub!

Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka. Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.

Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia. Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.

Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.

Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.

Pada 31 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.

Dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung tentang apa penyebab peradaban kali ini berakhir. Ada sedikit yang kelihatannya jelas, bahwa berakhirnya ‘hari itu’ sama sekali bukan berarti malapetaka apa yang datang menghampiri, melainkan mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual kosmis, selanjutnya masuk ke peradaban baru. Tahun 755 Masehi, seorang rahib Maya pernah meramal, setelah tahun 1991 kemudian, akan ada dua peristiwa penting terjadi pada manusia yaitu kebangkitan kesadaran, dan pemurnian bumi serta regenerasinya.

Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.

Dari titik pandang ilmu pengetahuan umat manusia sekarang, hal itu benar-benar tidak dapat dipercaya. Mungkin saja bangsa Maya sedang membicarakan tentang galaksi Bima Sakti (Milky Way), yang mana ilmu pengetahuan dan teknologi kita belum juga sampai ke solar sistim, seperti pepatah orang Tionghoa mengatakan “Serangan musim panas tidak dapat menjelaskan es di musim dingin”. Fenomena kosmik yang diperlihatkan oleh kalender Maya adalah benar-benar berharga dari suatu penyelidikan yang serius oleh umat manusia sekarang ini.

ARAH RAMALAN ITU

Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?

Mengamati peristiwa besar 10 tahun belakangan ini (1992-2002), kelihatannya karakter alam semesta, ‘Zhen, Shan, Ren,’ (sejati, baik, sabar) yang diajarkan oleh Master Li Hongzhi, sebagai efek yang sedang ‘memurnikan’ hati manusia dan bumi ini. Kami menemukan dua bilangan yang bermakna, pada 1992 adalah persis tahun pertama kalinya Li Hongzhi mengenalkan ajarannya secara terbuka kepada masyarakat, ditengah-tengah kemrosotan moral umat manusia yang parah.. Dari tahun 1992-1999, dalam waktu yang singkat ini, pengikut latihan kultivasi jiwa dan raga ini sudah mencapai hampir 100 juta orang di daratan China. Kini, latihan ini bahkan sudah menyebar kelebih 60 negara. Melalui kultivasi yang terus-menerus, latihan ini dapat mencapai tujuan mengganti sel-sel manusia dengan materi energi tinggi dan meningkatkan moral manusia sesuai karakter alam semesta serta kembali ke jati diri yang asli.

Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.

http://www.indospiritual.com/artikel_misteri-kalender-maya-dan-ramalan-kiamat-2012.html