Senin, 20 Januari 2014

AS Bakal Luncurkan Kapal Laut Perusak 'Terseram'

MAINE -- Walaupun anggaran belanja militer Amerika Serikat diturunkan, produksi peralatan militer negara ini terus menghasilkan produk-produk teranyarnya. Dalam waktu dekat, sebuah kapal laut sekelas destroyer yang diklaim terbesar, paling kejam, paling canggih serta paling kontroversial, menurut news.com.au, akan diluncurkan tidak lama lagi.

Sampai saat ini, pembangunan kapal perusak alias destoyer kelas Zumwalt ini sudah tepat waktu dan sesuai anggaran, sesuatu yang jarang terjadi dalam program pengadaan pertahanan baru, kata para pejabat.

Angkatan Laut AS yakin kapal yang dilengkapi dengan meriam canggih, siluet siluman dan fitur permukaan yang tipikal ini akan menjadikannya sebuah perangkat pertahanan yang tangguh. Peresmian nama kapal yang mengadopsi nama mendiang Laksamana Elmo "Bud" Zumwalt ini dibatalkan seminggu yang lalu karena 'shutdown' pemerintah AS.

Tapi rencana memindahkannya dari pabriknya ke dermaga kering di Maine tetap dilakukan dalam beberapa hari mendatang, untuk peresmian. Pembangunan kapal perusak Zumwalt menelan biaya 3,5 miliar USD, tiga kali lebih besar dari pembangunan kapal biasa. Seperti namanya, kapal ini dilaporkan dipenuhi dengan produk inovatif. Sehingga pembuatnya Bath Iron Works, anak perusahaan General Dynamics, harus membangun hanggar khusus 'ultra hall' setinggi 32 meter dengan dana 40 juta agar dapat mengakomodasi segmen lambung kapal yang besar.

Kapal yang lebih panjang 30 meter dibanding kelas konvensional ini memiliki bentuk lambung yang unik bergelombang. Digerakkan dengan propulsi listrik dan memiliki sonar dan rudal canggih, kapal ini juga dipersenjatai dengan roket yang mempunyai jangkauan 160km. Tidak seperti kapal biasa yang mempunyai radar dan antena yang menjulang tinggi, Zumwalt mempunyai sistem radar yang minimal, yang membuatnya mempunyai kemampuan siluman yang lebih tinggi dari jenis yang sama.

Direncanakan sebagai kapal pembom garis pantai, kapal ini mempunyai mesin yang dapat memproduksi 78 megawatt listrik, cukup untuk menerangkan 78.000 buah rumah. Platform energi ini membuatnya dapat dipersenjatai dengan senjata tercanggih saat ini; rel elektromagnetik, yang menggunakan medan magnet dan arus listrik untuk melemparkan proyektil pada tujuh kali kecepatan suara.

Dengan sistem komputerisasi dan begitu banyak otomatisasi, kapal ini hanya membutuhkan awak 158 orang, setengah dari jumlah awak sekelasnya.\ "Konsep Zumwalt merupakan semacam jembatan antara tradisi masa lalu dan dunia baru perang jaringan dan presisi amunisi berpandu," kata Loren Thompson, pengamat pertahanan dari Institut Lexington. "Tidak begitu banyak konsep yang radikal, karena ini merupakan sebuah upaya untuk menjalankan misi dengan kapal yang memiliki satu kaki di masa sekarang dan satu kaki di masa depan." Angkatan Laut AS berencana membangun 20 kapal super canggih seperti ini. Namun karena kecanggihan dan mahalnya pembuatannya, sampai saat ini masih disetujui tiga kapal saja. Dan, yang pertama adalah USS Zumwalt.
http://militaryanalysisonline.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar