Selasa, 27 Januari 2015

[Foto] Pesawat Tempur Rafale Prancis Melakukan Serangan Udara Pertama di Irak

Angkatan Udara Prancis telah melakukan serangan udara pertamanya terhadap ISIS di Irak, Jumat pagi waktu setempat. Ini kurang dari 24 jam setelah Presiden Francois Hollande mengumumkan bahwa ia menyetujui permintaan bantuan udara oleh Baghdad.

Kokpit Rafale

Dua pesawat tempur multiperan Rafale dan satu pesawat tanker C-135FR (pesawat transportasi C-135F dengan modifikasi mesin) melakukan misi selama 7 jam dari Al Dhafra di Uni Emirat Arab ke Irak (1.700 kilometer) untuk menghancurkan target ISIS di Irak utara pada 19 September 2014.

Serangan Rafale pada depot amunisi ISIS

Empat GBU-12 LGB (Laser-Guided Bomb) dijatuhkan oleh dua pesawat tempur Rafale untuk menghancurkan sebuah depot amunisi, senjata, kendaraan dan bahan bakar yang diklaim milik ISIS di dekat kota Zumar. Target terlihat hancur dengan jelas dalam misi pertama ini, sekaligus menandai awal keterlibatan pesawat taktis Prancis dalam serangan udara terhadap ISIS.

Rafale

Hingga saat ini, Rafale terus melakukan misi pengintaian dan akan terus melakukan misinya selama beberapa hari mendatang.

Rafale

Selain mengirimkan kekuatan udara, Presiden Francois Hollande telah mengesampingkan pengiriman pasukan darat Prancis ke Irak atau ke Suriah.


 http://www.artileri.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar