Sabtu, 27 April 2013

Mengenal Mode P (Program) yang Lebih Bagus dari Full Auto

 
(Ilustrasi kenop mode kamera Digital SLR/Enche Tjin)
 
Jakarta - Sebelum memotret dengan kamera digital, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah mode kamera. Kenop mode kamera biasanya berbentuk bundar dan terletak di bagian atas kamera.

Pemilihan mode yang tepat penting karena mode kamera menentukan siapa yang berhak mengatur kendali terang-gelap (exposure), dan juga pengaturan penting lainnya untuk membuat efek kreatif.

Sebagian besar pemula biasanya mengunakan mode otomatis atau FULL AUTO. Tapi banyak juga yang kecewa dengan mode Full Auto. Misalnya saat di dalam ruangan, lampu kilat akan nongol dengan sendirinya padahal kadang kita tidak menginginkannya. Di mode Full Auto, banyak pengaturan yang terkunci dalam arti tidak bisa diganti.

Sebagai alternatif, ada mode P. Mode P (Program) ini adalah mode yang mirip-mirip Auto, karena pengaturan bukaan lensa dan shutter speed yang sangat mempengaruhi terang gelap foto dibantu oleh kamera. Tapi mode P menawarkan fleksibilitas tambahan untuk bisa berkreasi secara lebih kreatif.

Lampu kilat internal kamera tidak lagi otomatis menyala jika tidak dikehendaki, dan beberapa pengaturan juga bebas dipilih yaitu ISO, White Balance, dan beberapa pengaturan kreatif lainnya.

Jika Anda mengaktifkan lampu kilat, Anda bisa secara manual menekan tombol lampu kilat yang biasanya terdapat di bagian kiri badan kamera.

Di mode P, Anda juga bisa mengendalikan ISO. ISO adalah sensitivitas sensor terhadap cahaya. Anda bisa menentukan ISO secara spesifik sesuai dengan kondisi cahaya yang ada, misalnya ISO 100 untuk foto di luar ruangan yang cerah, atau ISO 800/1600 untuk motret di dalam ruangan.

Anda juga bisa memilih Auto ISO, sehingga kamera akan menentukan nilai ISO untuk Anda.

Fungsi white balance juga bisa diubah di mode P. White balance akan menentukan bias warna di foto akhir. Biasanya, AWB (Auto White Balance) akan memberikan hasil yang netral. Jika warna yang di hasil foto tidak memuaskan, Anda bisa mengubah White Balance ke warna yang lebih akurat atau sesuai kehendak.


(Salah satu tampilan layar LCD kamera. Di mode Full Auto, banyak pengaturan yang terkunci. Di mode P, beberapa pengaturan terbuka untuk diganti)


Mungkin yang paling menarik dari mode Program bagi sebagian besar fotografer adalah kemampuan mengubah pengaturan kompensasi eksposur yang simbolnya plus-minus.

Kompensasi exposure memungkinkan kita untuk mengatur seberapa terang dan gelap hasil akhir foto. Dengan menyeting nilai -1, maka hasil foto akan sedikit lebih gelap, dan nilai +1 berarti hasil foto akan lebih terang daripada yang diinginkan.

Fungsi ini penting untuk berbagai kondisi pemotretan, misalnya saat motret matahari terbenam, biasanya pengaturan -1 akan memberikan hasil foto sunset yang lebih dramatis. Jangan lupa untuk mengembalikan pengaturan kompensasi ke titik nol setelah digunakan.

Dengan fleksibilitasnya, mode P lebih menarik daripada mode FULL AUTO. Anda tidak perlu takut kehilangan momen karena mengatur setting terang gelap (exposure) kamera, tapi Anda tetap leluasa dalam mengendalikan pengaturan kamera seperti lampu kilat, ISO, white balance, dan kompensasi eksposur sesuai keinginan.


Yuk, belajar fotografi, editing dan ikut tur fotografi dengan infofotografi.com

(sha/ash)
http://inet.detik.com/read/2013/02/20/115816/2174901/1279/mengenal-mode-p--program--yang-lebih-bagus-dari-full-auto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar