Jumat, 21 Oktober 2011

Kisah Pilot 9999 [Salah Satu Pilot Pribadi Qadhafi Orang Indonesia!!!]

 Photo by TEMPO-Jacky Rachmansyah

Ternyata Pilot pesawat kepresidenan (bukan pesawat tempur ya..)Libya orang Indonesia gan.
Deretan empat angka 9 terukir dalam brevet terbang yang tersemat di dada kanan pilot Ganahadi Ranuatmadja. Angka 9999 ini juga disulam rapi dengan benang emas pada bagian depan topi pilotnya yang berwarna hitam.

Tidak sembarang orang bisa menyandang empat deret angka ini-kecuali dia adalah pilot pribadi Kolonel Muammar Qadhafi, pemimpin besar Libya. Ini adalah deret angka "keramat" kesukaan Qadhafi, yang berarti 9 September 1999. Hari itu dia menggagas terbentuknya Uni Afrika dan bermimpi menjadikan Afrika kekuatan baru dunia.

Ganahadi, akrab disapa Hadi, adalah satu dari tiga pilot pribadi sang Brother Leader. Semua bermula saat dia menjadi pilot Kerajaan Uni Emirat Arab pada 2002. Syekh Khalifa berbaik hati meminjamkan Airbus 300-340 kepada Qadhafi. Pesawat kepresidenan Qadhafi rusak dan tidak bisa diperbaiki karena embargo senjata. "Tidak cuma pesawat, saya juga dipinjamkan sebagai pilot," kata Hadi.

Penerbang lulusan Garuda Indonesia-Sotramat Flying School Belgia pada 1974 ini pun berkenalan dengan Qadhafi. Setelah sempat menolak berkali-kali, akhirnya pada 2003 dia menerima tawaran menjadi pilot pribadi Qadhafi.

Hadi begitu dipercaya oleh Qadhafi sehingga bisa mendapat akses tak terbatas. Selama lima tahun, dia bebas keluar-masuk Libya tanpa visa. Hadi tidak pernah terhalang protokoler. Berkeliling di kompleks istana atau sekadar bercengkerama dengan anak-anak Qadhafi adalah hal biasa. "Qadhafi tidak pernah jaga image. Jarang ada seorang kepala negara datang ke kokpit sekadar berbasa-basi," ujarnya.

WikiLeaks sempat membocorkan, Qadhafi memiliki bunker di istana dengan fasilitas dan persenjataan lengkap. Menurut Hadi, tidak ada bangunan mewah, bunker, atau penjagaan superketat di dalam kompleks istana. Hanya ada kebun dan tenda-tenda kain tempat tinggal Qadhafi.

Saat istananya diserbu demonstran, Qadhafi tidak berlindung di bunker. "Tapi di tenda di tengah padang pasir yang jaraknya ribuan kilometer dari istana," kata Hadi. Karena senang tidur di tenda, Qadhafi bisa dengan mudah menyusup masuk ke kota-kota kecil di seluruh Libya. "Dia sering melakukan inspeksi mendadak."

Kedekatan Hadi dan Qadhafi semakin erat dari hari ke hari. Saat putra pertama Hadi menikah, Qadhafi mengutus putranya, Sa'adi, dan Duta Besar Libya untuk Indonesia datang ke acara resepsi di Bandung. Hadi juga menjadi satu-satunya orang asing yang pernah meraih Al-Nawaad al-Wajib, penghargaan setingkat Bintang Mahaputra di Indonesia. Penghargaan ini lazimnya hanya diberikan kepada militer atau warga yang dianggap berjasa kepada Libya. "Saya bangga sekali," ujarnya.

Apa yang paling diingat selama bekerja di Libya? "Saya pernah dimarahi Qadhafi sampai dipelototi," katanya. Saat itu Hadi minta berhenti. Tapi Qadhafi menolak mentah-mentah. Permintaannya baru dikabulkan setelah Hadi menggunakan alasan bahwa ibunya ingin dia kembali ke Indonesia. "Akhirnya saya diizinkan mundur, dan diberi cuti tidak dibayar. Tapi, kapan pun saya mau kembali ke Libya, diizinkan." Pekan ini, pilot 9999 itu kembali bertugas di Libya.

Orang boleh saja menilai pemimpin Libya Kolonel Muammar Qadhafi sebagai orang bengis karena membombardir rakyatnya. Namun bagi Ganahadi Ranuadmadja, Qadhafi adalah sosok baik dan perhatian.

Ganahadi merupakan satu dari empat pilot pesawat kepresiden. Tiga pilot lainnya warga Libya. Ia pernah menjadi pilot Qadhafi pada 2002-2008. Kepada Faisal Aseegaf dari Tempo, pekan ini ia sebenarnya berencana kembali ke Libya. Namun ditunda lantaran serbuan pasukan sekutu.

"Saya mungkin ke sana bulan depan istilahnya pulang kampung,"kata Gana. Lulusan Garuda Indonesia-Sotramat Flying School Belgia pada 1974 ini mahir mengendalikan tiga pesawat Kepresidenan Libya tipe A300, A330 dan A340 yang dilengkapi fasilitas mewah. Berikut penuturan Ganahadi melalui sambungan telepon:

Bagaimana sosok Qadhafi dimata anda?
Dia sebagai pribadi orangnya baik kebapakkan dan perhatian. Saya enggak pernah melihat dia marah.

Ramahnya seperti apa?
Tiap masuk atau keluar pesawat dia selalu menyempatkan diri mampir ke kokpit untuk menyapa lebih dulu.

Lalu, Apa hobi Qadhafi?
Saya kurang tahu, karena saya cuma sebagai pilot. Saya tidak pernah bersama dia dalam acara pun kecuali dalam penerbangan.

Apa yang dilakukan Qadhafi selama di pesawat?
Ia biasanya datang dengan baju khas Libya. Tapi setelah dalam pesawat berganti jins dan kaos atau kemeja. Ia kadang membawakan kami makanan dan minuman.

Apa yang membuat anda kagum terhadap Qadhafi?
Ia selalu shalat tepat waktu bahkan di dalam pesawat. Kami biasa shalat berjamaah dengan dia sebagai imam.

Dalam setahun berapa kali Qadhafi ke luar negeri?
Engak bisa ditebak karena tidak ada jadwalnya. Yang pasti kami siap siaga 24 jam.

Anda pernah diberi hadiah pemimpin yang berkuasa 41 tahun itu?
Pernah. Beliau membelikan jam tangan berlapis emas saat pulang dari Brussel, Belgia pada 2003 (menolak menyebut merk dan harga).

Sources : http://www.tempointeraktif.com/hg/af...321889,id.html
 http://www.kaskus.us/showthread.php?p=398871465 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar