Sabtu, 30 Juli 2011

BATALYON RAIDERS TNI-AD


Batalyon Raider yang memiliki baret hijau tua adalah satu batalyon pasukan elit infanteri Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sepuluh batalyon raider yang diresmikan pada 22 Desember 2003 itu, dibentuk dengan membekukan 8 yonif pemukul Kodam dan 2 yonif Kostrad.


Sebagai kekuatan penindak, kekuatan satu batalyon raider (yonif/raider) setara tiga kali lipat kekuatan satu batalyon infanteri (yonif) biasa di TNI. Sepuluh batalyon pertama yang berkualifikasi Raiders ini diambil dari delapan batalyon infanteri pemukul Kodam dan dua batalyon infanteri Kostrad yang bukan Lintas Udara (Linud).

Satuan yang dibekukan itu adalah :

Yonif Linud 100 Bukit Barisan menjadi Yonif 100/Raider Kodam Bukit Barisan
Yonif 145/Bhakti Nagara menjadi Yonif 200/Raider Kodam Sriwijaya
Yonif 327 menjadi Yonif 300/Raider Kodam Siliwangi
Yonif 401 Banteng Raider menjadi Yonif 400/Raider Kodam Diponegoro
Yonif 507/Sikatan menjadi Yonif 500/Raider Kodam Brawijaya.
Yonif Linud 612/Modang menjadi Yonif 600/Raider Kodam Tanjungpura
Yonif Linjud 700 Wira Yudha Sakti menjadi Yonif 700/Raider Kodam Wirabuana
Yonif 741/ Satya Bhakti menjadi Yonif 900/Raider Kodam Udayana
Yonif 323/ Buaya Putih Kostrad menjadi Yonif 232/Raider divisi 1 Kostrad,
Yonif 412/Bharata Eka Sakti Kostrad menjadi Yonif 412/Raider divisi 2 Kostrad.


Pasukan ini dilatih untuk menguasai 3 kemampuan yaitu :

Kemampuan sebagai pasukan antiteroris untuk pertempuran jarak dekat.
Kemampuan sebagai pasukan lawan gerilya dengan mobilitas tinggi.
Kemampuan untuk melakukan pertempuran-pertempuran berlanjut (panjang).

Setiap batalyon Raiders terdiri atas 747 personel. Mereka memperoleh pendidikan dan latihan khusus selama enam bulan untuk perang modern, anti-gerilya, dan perang berlarut. Tiap-tiap batalyon ini dilatih untuk memiliki kemampuan tempur tiga kali lipat batalyon infanteri biasa. Mereka dilatih untuk melakukan penyergapan dan mobil udara, seperti terjun dari helikopter.


Untuk meningkatkan kekuatan pasukan Raiders, 50 orang dari tiap batalyon akan dilatih kembali oleh Kopassus untuk kemampuan anti-teror dan keahlian khusus lainnya.

LAMBANG SATUAN


Sangkur terhunus bermata dua
Prajurit Raider memiliki ketajaman dalam berfikir dan berolah yudha. Sehingga prajurit Raider selalu siap mengemban tugas sebagai pasukan terdepan.

Lintasan Kilat atau PetirMelambangkan bahwa prajurir Raider adalah prajurit yang mampu bergerak dan bertindak dengan cepat dan senyap di segala bentuk medan dalam pertempuran.

Warna Merah Putihjiwa nasionalisme dimiliki oleh setiap prajurit Raider yang mengedepankan kepentingan tugas dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia .

http://toparmour.blogspot.com/2011/03/batalyon-raiders-tni-ad.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar