Jumat, 19 Oktober 2012

Baguzt: Cowok Bertato Masak, Enggak Banci, Kok

Menjadi seorang chef alias juru masak tak pernah terlintas dalam benak Baguzt “MasterChef”. Jauh sebelum kini, dia hanyalah seniman tato di Surabaya, Jawa Timur, kota kelahirannya.

"Jujur saja, jadi seorang chef sekarang ini, aku masih merasa seperti mimpi," ucap Baguzt saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Awalnya, pria 29 tahun ini memandang kegiatan memasak bukanlah bagian dari dunia laki-laki. Namun, pandangannya berubah ketika melihat sosok Chef Juna dan Chef Henry Bloem, President of Indonesian Chef Association (ICA). Keduanya merupakan chef profesional bertato banyak, mirip Baguzt yang mengoleksi ratusan tato di sekujur tubuhnya.

“Mereka enggak ada sosok banci, kok. Apalagi lihat Chef Juna, aku nilai ini cowok keren banget, cool, tengil, tapi aslinya orangnya baik. Dari situ aku, pandanganku mulai berubah, bahwa dunia masak itu asyik," imbuhnya.

Bahkan kini, Baguzt bisa mengatakan, adalah sesuatu yang keren pada sosok pria bertato, yang juga jago memasak. Meski awalnya, pria yang akan menikah 2013 ini memandang sepele pekerjaan memasak.

"Sebelum masuk MasterChef, aku selalu melihat masak itu sepele, ternyata berbeda sekali. Di kitchen itu berat banget," tutupnya. (ftr)

http://www.okefood.com/read/2012/10/10/299/701771/baguzt-cowok-bertato-masak-enggak-banci-kok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar