Jumat, 19 Oktober 2012

Kontestan MasterChef Eksperimen Masak di Dapur Karantina

LEWAT tayangan di televisi, kita hanya tahu bahwa kontestan MasterChef Indonesia Season 2 jago memasak. Tantangan demi tantangan yang mampu dijawab ternyata berkat hasil eksperimen tiada henti.

Cerita di balik layar MasterChef Indonesia Season 2 mungkin tak banyak diketahui pemirsa di rumah, Mulai dari kesalahpahaman yang berujung perselisihan sampai kebersamaan mereka di karantina. Kebersamaan para kontestan ternyata juga dipupuk di akhir pekan, saat mereka secara bergiliran melakukan eksperimen di dapur tempat karantina.

“Kalau Sabtu dan Minggu, kerjaan kita biasanya ke Carrefour. Belanja, terus masak di pantry apartemen. Jadi, misalkan hari ini aku yang masak, nanti yang nge-judge teman-teman. Jadi bergiliran,” tutur Vera "MasterChef" saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Menurut perempuan bernama lengkap Vera Christiani Setiadi ini, aktivitas tersebut dilakukan untuk melatih kemampuan memasak dan belajar kreasi baru. Pendapat sesama kontestan juga sangat berguna untuk menilai hasil masakan mereka. Desi (39, direktur hotel asal Bangka) dan Joice (60, ibu rumah tangga asal Jakarta) biasanya yang paling banyak berkomentar.

"Pas weekend, setiap orang cuma dapat satu masakan karena masak kan lumayan lama. Apalagi, cuma ada satu dapur dan satu kompor. Biasanya yang mulai duluan Mami Joice sama Mami Desi, karena mereka biasa bangun paling pagi," ujar anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Perempuan 23 tahun ini mengatakan, tidak tersedia alat masak di pantry apartemen tempat para kontestan MasterChef Indonesia karantina. Karena itulah, alat masak dibawa dari rumah. Nah, yang biasanya rajin membawa adalah Desi.

"Panci-pancinya dibawa sama Mami Desi, banyak banget sampai ada 7. Karena Mami Desi punya rumah juga di Jakarta, dia sering minta suaminya untuk dibawain alat masak," tutupnya. (ftr)
 
http://www.okefood.com/read/2012/10/19/299/706398/kontestan-masterchef-eksperimen-masak-di-dapur-karantina 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar