Senin, 29 Oktober 2012

Opik Merasa Pantas Melaju ke Grand Final MasterChef

CUKUP banyak orang berkomentar bahwa di sebuah kompetisi, tak jarang orang beruntung yang melaju ke babak puncak. Namun, anggapan tersebut sepertinya tak berlaku di kompetisi MasterChef Indonesia.

Opik (30, agen properti asal Surabaya) membuktikannya lewat keyakinan diri yang kuat. Dari 18.000 peserta audisi, lolos menjadi 60 besar, 30 besar, 20 besar, 10 besar, sampai ke Grand Final yang menyisakan dua kontestan, Desi (29, direktur hotel asal Bangka) dan Opik. Tahapan tersebut tentunya bukan hal mudah untuk dilalui.

Apalagi, penjurian tidak dilakukan melalui suara (misal SMS) dari masyarakat yang amat subyektif, melainkan dari para Chef Master ternama Indonesia. Jadi, jangan salah menganggap bahwa kontestan tersebut tak pantas masuk Grand Final.

“Pantas atau enggaknya itu kalau dilihat dari 60 besar. Di situ saya jadi kontestan pertama yang masuk ke-20 besar. Dari sana, saya sadar bahwa masakan saya lumayan oke. Apalagi, setelah masuk ke 10 besar, lalu keluar, sempat down," tuturnya ketika dihubungi Okezone, baru-baru ini.

"Tapi, setelah masuk Black Team dan bisa masuk lagi, saya merasa kalau diri kita sendiri yakin menang, pasti akan menang,” imbuhnya.

Menurut Opik, yang memantaskannya masuk ke Grand Final adalah keyakinan diri sendiri. Walaupun dulu diragukan karena pernah masuk Black Team, pernah juga ingin mengundurkan diri akibat tidak bisa memimpin tim di 19 besar, namun dengan keyakinan diri penuh membuatnya berhasil melewati.

“Saya dulu dari kalangan bawah yang tidak punya apa-apa, skill kurang, dan pengetahuan masak kurang, tapi saya bertekad belajar dan yakin bahwa diri saya bisa, Insyallah bisa. Terbukti, saya terus masuk 5 besar, 2 besar, sampai sekarang pun saya rasa saya layak masuk Grand Final,” pungkasnya. (ftr)
 
http://www.okefood.com/read/2012/10/25/299/709329/opik-merasa-pantas-melaju-ke-grand-final-masterchef 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar