Selasa, 02 Oktober 2012

Satu Lawan Empat, Opik Singkirkan The Black Team

CUKUP berat tantangan yang harus dihadapi Opik di episode 24 kali ini. Dia harus menduplikasi hidangan bersama para anggota Black Team, artinya seorang diri melawan empat orang.

Melihat Chef Master memasak hidangan khas andalan masing-masing, menjadi hal yang dinantikan penonton setia MasterChef Indonesia, begitu pula dengan kontestan. Mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru dari apa yang dilihat di depan mereka.

Chef Master Marinka adalah salah seorang juri yang sering menunjukkan talenta memasaknya di musim kedua ini, selain Chef Master Degan. Dan kini, giliran Chef Master Juna unjuk kebolehan di tantangan Black Team Royal Battle. Seluruh anggota Black Team saling beradu kemampuan memasak, melawan satu kontestan dengan penilaian terendah di tantangan sebelumnya.

Dan, kontestan tersebut adalah Opik (30, agen properti asal Surabaya) yang gagal menghidangkan empat hidangan dari satu bahan utama, yaitu ayam. Ia hanya menyelesaikan tiga hidangan, yang berarti harus menghadapi seluruh anggota Black Team yang terdiri dari Esach (23, mahasiswa asal Sidoardjo), Agus (28, pedangang buah asal Kroya), Nurul (25, ibu rumah tangga asal Jakarta), dan Zeze (20, mahasiswi asal Bandung).

Mereka harus menduplikasi Signature Dish Chef Master Juna yang bernama Modern Japanese Assorted Seafood in Various Cooking Technique. Di tantangan ini, Opik berhasil mempertahankan posisinya serta menyingkirkan seluruh anggota Black Team dari Galeri MasterChef.

“Pengalaman pertama saya datang ke sini, memang kayak orang kampung, dan itu suatu hadiah yang enggak bakal saya lupain,” ucap Opik, merendah.

Hidangan modern ala Jepang milik Chef Master Juna tersebut merupakan hidangan yang sulit, karena menggunakan banyak bahan dengan teknik memasak yang bervariasi. Dalam waktu 120 menit, kelima kontestan harus menduplikasinya dengan sempurna. Agar tidak bingung, kontestan disarankan untuk mencatat langkah-langkah memasaknya.

“Bekerjalah dengan sangat efisien dengan komponen yang sangat banyak. Siapa yang take notes dengan baik dan  memperhatikan, saya jamin akan mendapatkan keuntungan,” tegas Chef Master Juna.

Saat ketiga juri mencicipi masakan Opik, mereka menilai, dia telah memasaknya dengan baik. Tingkat kematangan bagus, rasanya pas, tekstur seperti yang Chef Master Juna inginkan, dan Chef Master Marinka menilai manisnya ikan Gindara, cocok dipadukan dengan Lemon Puree. Komentar positif Chef Master memberikan peluang kemenangan kepada Opik yang berhasil terwujud di Black Team Royal Battle ini.

Agus menjadi kontestan pertama yang tereliminasi, menyusul Esach, Nurul, dan Zeze, yang benar-benar keluar dari kompetisi MasterChef Indonesia. Dengan ini, Opik berhasil menjadi kontestan terakhir yang bergabung di TOP 5, bersama Ken (30, manajer restoran asal Surabaya, Baguzt (30, seniman tato asal Surabaya), Vera (23, graphic designer asal Bandung), dan Desi (39, direktur hotel asal Bangka).

Selain itu, Opik juga mendapatkan hadiah berupa Touch Screen Microwave dari sponsor. Dan mulai episode selanjutnya alias ke-25, kelima kontestan akan berkompetisi dengan menggunakan seragam baru mereka, yaitu Chef Jacket. (ftr)
 
http://www.okefood.com/read/2012/10/01/299/697491/satu-lawan-empat-opik-singkirkan-the-black-team 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar