Sabtu, 06 Oktober 2012

Masih di Hong Kong, Kontestan MasterChef Bingung Bahasa Kanton

PERJALANAN empat besar MasterChef Indonesia masih berlanjut di Hong Kong. Tantangan semakin berat di tahap Top 4 ini.

Kali ini, Opik (30, agen properti asal Surabaya), Desi (39, direktur hotel asal Bangka), Vera (23, graphic designer asal Bandung), dan Ken (30, manager restoran asal Surabaya) akan menghadapi tantangan Prochef Challenge dari Chef Mok Ming (Head Chef dari Shui Hang Village). Dalam tantangan ini, kontestan harus menduplikasi masakan Chef Mok Ming bernama Pan Fried Chicken Shun Tak Style.

Bila biasanya mereka dibekali resep memasak, kali ini berbeda. Keempat kontestan harus memasak menggunakan intuisinya karena mereka tidak diberikan resep saat pengolahan. Belum lagi Pressure Test dari Chef Master Degan, Marinka, dan Juna, di mana para kontestan harus menentukan kontestan yang akan pulang ke Jakarta.

Sebelum memasak, kontestan harus berbelanja bahan utama di Mong Kok Wet Market, Hong Kong. Kesulitan tersebar yang harus dihadapi adalah berkomunikasi dengan orang lokal, yang hanya berbicara dalam Bahasa Kanton. Para kontestan tampak panik ketika pedagang tidak kunjung mengerti bahan-bahan yang mereka inginkan sementara waktu yang dimiliki terbatas.

Bagaimanakah keseruan kontestan mengatasi kendala bahasa ini? Dan, siapakah kontestan yang harus pulang ke Jakarta? Saksikan perjuangan kontestan Top 4 di episode 26 MasterChef Indonesia pada Sabtu, 6 Oktober 2012, pukul 17.00 WIB di RCTI. (ftr)
 
 
http://www.okefood.com/read/2012/10/06/299/700082/masih-di-hong-kong-kontestan-masterchef-bingung-bahasa-kanton 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar