Senin, 29 Oktober 2012

Inilah Tantangan Terberat Desi Selama di MasterChef

SELAMA mengikuti kompetisi memasak MasterChef Indonesia Season 2, banyak tantangan yang harus dilalui para kontestan. Tantangan terberat juga dialami sang pemenang.

"Saat aku di Grand Final, berhadapan sama Opik itu tantangan terberat, yang memang saya nilai bagus dari awal," tuturnya saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Tantangannya, ketika itu ia dan Opik diminta membuat makanan Indonesia dan menduplikasi tiga menu dari chef master. Tantangan pertama, membuat menu Keraton Yogyakarta, lalu menu dari Restoran Mozaik Bali, dan terakhir adalah menduplikasi ketiga menu buatan chef master.

Jebolan Curtin University, Perth, Australia ini mengaku bila kesulitan yang dihadapi disebabkan begitu banyak makanan yang harus dibuat. Belum lagi banyak detail yang harus diperhatikan dari masing-masing menu.

"Apalagi masakan Indonesia yang variasinya lebih banyak. Kalau masakan luar kebanyakan hanya lada dan garam saja," bebernya.

Meskipun merasa kesulitan, mau tak mau dirinya harus mempunyai strategi agar masakan selesain tepat waktu. Desi mengakui, senjatanya adalah ketenangan diri dan fokus.

"Juga harus mengatur pola masakan yang akan dibuat. Dengan sekian banyak komponen, saya harus pintar memisahkan mana yang lebih penting didahulukan dan sebaliknya," pungkasnya. (ftr)
 
http://www.okefood.com/read/2012/10/27/299/710036/inilah-tantangan-terberat-desi-selama-di-masterchef 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar